GM Arema Tegaskan Jaycee John Sekadar Gosip

Kabar Arema FC bakal mendatangkan striker naturalisasi Bahrain, Jaycee John Okwunwanne, beredar luar beberapa hari terakhir.

Bahkan sudah ada media yang menyebutkan penyerang kelahiran Nigeria 32 tahun silam itu sudah menemui kata sepakat. Namun saat dikonfirmasi kepada manajemen Arema, ternyata kabar itu baru sekadar gosip.

Belum ada kesepakatan antara Arema dengan sang pemain. Apalagi banderol Jaycee tidak murah. Harganya hampir mencapai Rp8 miliar untuk kontrak satu musim.

“Itu hanya gosip soal Jaycee. Kami saat ini masih mencari striker Asia. Bisa dari Jepang atau Korsel. Ditunggu saja kedatangannya,” kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

Arema sempat dikaitkan dengan beberapa striker Asia. Selain Jaycee, ada penyerang Thailand, Siroch Chattong, dan pemain Singapura, Khaerul Amri. Namun, para pemain itu baru sebatas tawaran.

Jika membandingkan pengalaman dan karakter bermain, Jaycee lebih dikedepankan. Apalagi dia punya pengalaman mentereng di kawasan Asia lantaran Jaycee sempat malang melintang di Liga Qatar dan Thailand. Terakhir di Thailand, dia memperkuat Bangkok United dan Air Force Central.

Namun, Arema tampaknya masih menyimpan nama lain. Penyerang yang dimaksud didatangkan bukan untuk seleksi melainkan langsung dikontrak karena transfer window Liga 1 akan ditutup pada 2 Agustus 2018.

Hal in berarti hanya tersisa dua hari ke depan bagi Arema untuk mendapatkan penyerang berpaspor Asia.

“Lebih baik ditunggu saja dulu daripada berspekulasi. Bisa juga tidak ada yang datang, jadi memaksimalkan penyerang yang ada,” jelas Ruddy.

Pelatih Arema, Milan Petrovic, sebenarnya berkukuh mencari striker lewat proses seleksi. Namun, hal itu tidak mudah di masa pertengahan musim karena penyerang yang ditawarkan agen menginginkan kepastian langsung.

Arema sempat menyeleksi pemain asal Korsel, Yeon Gi-sung. Namun, striker yang sempat berkiprah di Malaysia bersama PKNP itu hanya tiga hari diseleksi karena kemampuannya tidak bisa memikat Milan.