Fahmi Al Ayyubi, Pemilik Rezeki Gol Persela

Gawang Madura United akhirnya kebobolan sejak kembali dilatih kembali Gomes de Oliveira. Gol tersebut lahir dari hasil seri 1-1 saat berjumpa Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Lamongan, Senin sore (23/7/2018).

Gol tersebut lahir dari sundulan seorang pemain postur pendek, Fahmi Al Ayyubi. Pemain berusia 22 tahun itu berhasil memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Guntur Triaji pada menit ke-11.

Jika dibandingkan, Fahmi yang bertinggi tidak sampai 170 cm, kalah postur dengan beberapa pemain belakang Madura United, semisal Fabiano Beltrame (184 cm), Beny Wahyu (174 cm), dan Andik Rendika Rama (178 cm).

Pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, mengomentari lahirnya gol Persela itu. Dia merasa gol yang bersarang ke gawangnya itu sudah menjadi rezeki milik Fahmi.

“Itu rezekinya. Dia kecil, tapi bisa cetak gol memanfaatkan bola mati. Ada pelajaran lagi untuk kami, dan itu perlu diperbaiki. Bukan masalah kecolongan gol itu, tapi bagaimana reaksi pemain, kejar lagi mengembalikan keadaan,” kata Gomes setelah pertandingan.

Ini merupakan gol pertama yang masuk ke gawang Madura United dalam empat laga terakhir. Dalam tiga laga sebelumnya, Laskar Sape Kerap selalu membukukan catatan clean sheet.

Di laga ini, Fahmi beberapa kali diplot sebagai target man dengan peran false nine bergantian dengan Shohei Matsunaga. Keputusan ini diambil lantaran Persela kehilangan Loris Arnaud yang sedang sakit.

Pelatih Persela, Aji Santoso, ikut menanggapi mengenai lahirnya gol Fahmi ini. Menurut Aji, postur Fahmi yang tidak begitu tinggi membuat pemain belakang Madura United memandang sebelah mata.

“Karena postur Fahmi tidak begitu tinggi, mereka malah tidak melakukan penjagaan. Ternyata bola mengarah ke Fahmi dan dia bisa memanfaatkan kesempatan itu,” ujar Aji.

Gol ini menjadi koleksi ketiga Fahmi di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Butuh satu gol lagi buatnya menyamai raihan musim lalu yang membukukan empat gol.

loading...