Persebaya Berikan Apresiasi kepada Salah Satu Legenda Bajul Ijo

Manajemen Persebaya Surabaya memberikan penghargaan kepada salah satu legenda hidup skuat Bajul Ijo pada kegiatan Lelang di Surabaya pada Sabtu (21/7/2018).

Hal tersebut dilakukan oleh manajemen Persebaya Surabaya bersama pihak sponsor, Mitra Pinasthuka Motor (MPM) Distributor.

Subodro, legenda Persebaya yang merupakan pemain skuat Bajul Ijo era 1970-an mengaku terharu mendapatkan apresiasi dari MPM Distributor dan manajemen mantan klubnya.

“Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh MPM dan Persebaya,” ucap Subodro dikutip BolaSport.com dari Tribun Jatim..

Awalnya, ia mengaku kaget saat mendapat telepon dari MPM Distributor.

Mantan bek Persebaya itu mengira anaknya mempunyai utang di dealer Honda.

“Saya kira anak saya punya utang kredit di Honda,” ujarnya disambut dengan tawa yang lain.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyebutkan para legenda Persebaya asli warga Surabaya dan tidak pernah pindah dari klub berjulukan Bajul Ijo itu.

“Kami ini sejak menjadi anak gawang sampai bisa juara tidak pernah pindah dari Persebaya,” ujar eks pesepak bola yang kini berusia 68 tahun ini.

Sebanyak enam pemain mendapatkan santunan dari manajemen Persebaya dalam acara tersebut.

Mereka antara lain: Budi Santoso (gelandang Persebaya pada 1980), Diono Suwarno (bek Persebaya pada 1980), dan Nicky Poetira (bek Persebaya pada 1960-1970).

Lalu ada Slamet Pramono (gelandang Persebaya pada 1970), Subodro (bek Persebaya pada 1970), dan Samidi (bek Persebaya pada 1960).

Presiden Direktur MPM Distributor, Suwito mengapresiasi para legenda Persebaya dalam sesi penyerahan lelang All New Vario 150 Edisi Spesial Persebaya di MPM Simpang Dukuh, Surabaya pada Sabtu, (21/7/2018).

Ia menilai, karena merekalah antara Persebaya dan pendukungnya menjadi komponen yang utuh.

“Mereka ikut andil di bidang sepak bola membuat Persebaya dan Bonek, serta keduanya memiliki jiwa yang kuat,” kata Suwito.

loading...