Arema Anggap Kemenangan atas Sriwijaya FC Jadi Pengganti Poin yang Hilang

Arema FC berhasil memberikan kejutan di pekan ke-17 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Mereka berhasil menang telak 3-0 di kandang Sriwijaya FC, Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu sore (21/7/2018).

Trio pemain lokal Ridwan Tawainella, Rivaldi Bawuo, dan Ahmad Nur Hardianto jadi penyumbang gol bagi Singo Edan. Pelatih Arema FC, Milan Petrovic, mengakui performa tim asuhannya sedang apik.

Hal itu tak lepas dari semangat untuk mencari poin yang hilang akhir pekan lalu, tepatnya saat Arema ditahan PS Tira di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang 2-2 (15/7/2018).

“Waktu itu kami kehilangan dua poin yang sudah di depan mata. Sekarang kami senang bisa mendapatkan gantinya,” jelas Milan.

Dari segi permainan, pelatih 57 tahun itu melihat Sriwijaya FC mengajak Arema untuk bermain cepat pada babak pertama. Hamka Hamzah dkk. sempat keteteran di awal pertandingan.

Tetapi, pada babak kedua, Milan melakukan perubahan di sektor depan. Striker yang pernah jadi andalan di Timnas Indonesia U-23, Ahmad Nur Hardianto, dimasukkan bersamaan dengan pemain sayap gesit Ridwan Tawainella.

“Di babak kedua, perubahan itu membuat kami bisa lebih tajam. Tentu saya senang ada banyak gol yang terjadi,” kata Milan.

Kondisi sebaliknya justru dialami Sriwijaya FC. Mereka seperti kehabisan bensin karena baru saja menjalani pertandingan melawan Mitra Kukar pada tengah pekan ini (18/7/2018), sementara Arema memiliki waktu recovery lebih panjang, yakni satu pekan.

“Sekarang perkembangan tim membaik karena pemain baru sudah ikut melakukan persiapan dalam waktu yang lumayan lebih lama. Saya yakin, pertandingan selanjutnya tim ini akan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Dengan kemenangan ini, untuk sementara Arema berhasil masuk 10 besar di klasemen Liga 1 2018 dengan nilai 23. Namun, posisi Arema masih rawan tergeser karena ada beberapa tim yang belum bermain di pekan ini.

Kemenangan atas Sriwijaya FC ini juga mencatatkan hal lain, yakni Arema belum tersentuh kekalahan dalam enam pertandingan terakhir. Hal ini membuat mereka menyodok dari posisi juru kunci ke papan tengah pada akhir putaran pertama ini.