Stadion Jakabaring Dirusak, Sriwijaya FC Terancam Sanksi PSSI

Aksi kurang terpuji kembali terjadi di kancah sepak bola Indonesia. Dimana sebagian oknum suporter Sriwijaya FC melakukan pengrusakan pada salah satu Stadion Jakabaring, Sriwijaya.

Kejadian ini terjadi saat tim kesayangan mereka, Sriwijaya FC ditaklukan oleh tamunya Arema FC dengan skor telak 0-3, Sabtu (21/07/18) kemarin. Imbas kekalahan ini, sebagian oknum suporter melampiaskan emosinya dengan melakukan pengrusakan pada bangku stadion Jakabaring.

Insiden ini pun tentu mendapat perhatian hal luas. Sebab, Stadion Jakabaring juga termasuk salah satu venue Asian Games, Agustus mendatang. PSSI sebagai induk federasi sepak bola Indonesia pun angkat bicara.

Melalui Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono bahwa PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator tak akan tutup mata, Mereka menilai kejadian ini akan masuk kedalam Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

“Pengurusakan Jakabaring dalam hal ini ada dua hal. Pertama kaitannya dengan disiplin kompetisi tentu ini menjadi konsen kami PSSI, Komdis dan LIB,” buka pria yang kerap disapa Jokdri ini.

“Kedua karena venue Jakabaring adalah venue yang dipersiapakan untuk Asian Games secara informal kami sudah melakukan informasi kepada pihak Jakabaring terkait seberapa parah kerusakan,” beber Jokdri.

Jokdri pun mendapat laporan bahwa kerusakan yang terjadi di Stadion Jakabaring tidak cukup parah. Bahkan kejadian ini tidak akan menghambat keberlangsungan Asian Games mendatang.

“Kami mendapat respon, mereka pihak Jakabaring sangat tanggap dan hal tersebut. Langsung dilakukan recovery terhadap kerusakan agar pada saat Asian Games tidak ada kendala,” jelas pria berkacamata ini.

“Terkait waktu, saya tidak mau berspekulasi, tapi kalu melihat kondisi yang ada kemarin itu ukuran satu atau sua minggu selesai,” tutup dia.