Dicukur Persiba Balikpapan, Pelatih Persegres Gresik United Mundur

Kekalahan telak dengan setengah lusin gol dari Persiba Balikpapan di Stadion Batakan kemarin sore pada lanjutan Liga 2 Wilayah Timur memaksa Pudji Handoko mundur dari posisinya sebagai pelatih Persegres Gresik United.

Kekalahan itu membuat Gresik United menghuni zona degradasi, karena hingga pertandingan kesembilan baru mengantongi enam poin, hasil sekali menang, tiga imbang, dan lima kekalahan.

“Saya memohon maaf kepada masyarakat Gresik dan supporter Ultras dengan kekalahan beruntun ini. Sebenarnya terhitung sejak tangga; 17 [Juli] kemarin saya sudah mengundurkan diri, tapi diminta manajemen mendampingi tim ini untuk terakhir kali. Apapun hasilnya malam ini saya mengundurkan diri,” tutur Pudji.

“Saya berterima kasih kepada semua elemen. Saya berpesan kepada Ultras jangan menyalahkan manajemen yang sudah bekerja dengan benar, dan serius untuk kebaikkan sepakbola Gresik.”

Sementara itu, karteker pelatih Persiba Hariyadi semringah dengan kemenangan telak. Rosi Noprihanis menjadi bintang setelah mencetak hat-trick pada menit ke-18, 63, dan 76. Tiga gol lainnya dilesakkan Beni Oktovianto di menit ke-37 dan injury timer, serta Frengky Turnado (70).

“Kami bersyukur bisa mengamankan tiga poin. Ini semua berkat perjuangan seluruh pemain, mereka sudah bekerja keras. Kemenangan ini untuk masyarakat Balikpapan,” kata Hariyadi.

Hanya saja, Hariyadi meminta pemain tidak cepat puas, mengingat mereka selanjutnya akan menjalani laga cukup berat melawan dua tim papan atas Wilayah Timur, Martapura FC dan Madura FC.

“Saya sudah katakan kepada pemain agar tidak cepat puas, karena lawan selanjutnya cukup berat. Ada dua pertandingan lagi sebelum menutup putaran pertama. Kami tidak boleh santai,” tegas Haryadi. (gk-54)

loading...