Dicaci, Striker Brasil Ini Buktikan Diri di Borneo FC

Nama Marlon da Silva kembali muncul ke permukaan berkat brace yang dicetaknya saat mengalahkan Barito Putera, Senin (16/7/2018) lalu.

Sebelum on fire, Marlon justru mengalami masa suram di Borneo FC.

Masih terekam jelas di telinga penulis, kala nama Marlon menjadi sasaran cacian para penonton di Stadion Segiri. Itu terjadi saat laga Borneo FC melawan Perseru Serui, Sabtu (7/7/2018).

Marlon yang punya kans mencetak gol lewat titik putih, justru gagal memanfaatkan kesempatan.

Bola tendangan Marlon membentur tiang gawang.

Padahal saat itu Borneo FC dalam tekanan lantaran tertinggal 000-1 dari Perseru.

Kegagalan penalti Marlon membuat penonton geram dan melayangkan cacian kepada Marlon.

Penonton di bangky VIP tak segan meneriaki Marlon agar dicoret dari skuat Pesut Etam.

Meski di laga itu Borneo FC menang besar dengan skor 5-1, namun Marlon tak menyumbangkan satu gol pun. Padahal Marlon dipercaya tampil sejak menit awal.

Kritikan dan cacian itu diterima striker asal Brasil ini dengan lapang dada.

Marlon tak emosional menanggapi cacian itu. Justru ia tersenyum dan santai menanggapinya.

“Itu hal yang biasa di sepak bola. Yang dibutuhkan striker adalah gol. Saya akan berusaha lebih baik lagi,” ucap Marlon.

Laga kandang berikutnya, Marlon berhasil membuktikan diri masih pantas berseragam Pesut Etam.

Dua golnya ke gawang Barito Putera mengantarkan Borneo FC meraih 3 poin.

Gol kedua paling dramatis, lantaran dicetak di penghujung laga yang menyelamatkan muka Borneo FC.

Marlon yang sempat disebut-sebut bakal dicoret dari skuat Borneo FC, malah tampil impresif.

Dua golnya ke gawang Barito membuktikan bahwa Marlon belum habis.

Pelatih Borneo FC Dejan Antonic bahkan mengisyaratkan tak akan mencoret Marlon dari skuat kendati timnya akan kedatangan pemain anyar.

“Sepak bola keras sekali. Setiap orang ada kesempatan bilang A dan B. Tapi kita tidak mungkin ikuti apa yang mereka bilang, karena kita punya cara membangun tim. Marlon, sebelum saya datang ke sini banyak masalah karena dia cedera. Tapi dia sudah berlatih dan sangat berani pressing,” kata Dejan di stadion Segiri Samarinda Kalimantan Timur, Rabu (18/7/2018).

Dejan menilai Marlon merupakan salah satu striker unik di Liga 1 2018.

Memiliki insting sebagai predator dan tak takut beradu fisij menjadi kelebihan striker bernomor 9 itu.

Dejan yakin Marlon akan semakin matang seiring trauma cederanya hilang.

“Dia tidak fit, tapi kadang-kadang kita harus hormat sama dia. Saya kadang-kadang marah sama dia karena sering hilang bola, tapi dia tetap striker yang bagus. Saya senang kalau dia main jelek tapi masukkan gol itu kerja dia,” ungkap pelatih asal Serbia ini.

Sejauh ini Marlon sudah menyumbangkan 4 gol dan 2 assist dari 12 laga bersama Borneo FC. (*)

Statistik Marlon da Silva
– Pertandingan: 12
– Gol: 4
– Assist: 2
– Menit Bermain: 688 menit
– Akurasi tendangan: 76 %
– Akurasi umpan: 62 %