PSMS Medan Tunggu Kedatangan Milos Krkotic

Manajemen PSMS Medan kini menunggu kehadiran mantan penggawa Bali United Milos Krkotic setelah mereka mendapatkan tanda tangan tiga pemain lokal untuk melengkapi skuat Ayam Kinantan di putaran kedua Liga 1 2018.

PSMS sebelumnya sudah mengontrak Marko Kabiay, Rachmad Hidayat, dan Ramadhan Saputra. CEO Doddy Taher meyakini Krkotic nantinya bisa meningkatkan performa PSMS, walau harus menjalani proses seleksi terlebih dulu. Krkotic direncanakan tiba di Medan besok.

“Rachmad yang incar tiga klub, ada Borneo, Arema dan PSMS. Tapi akhirnya dia pilih ke Medan, walau mereka mau bayar lebih mahal. Marko juga sebenarnya bagus, hanya saja dia kurang dapat kesempatan, karena saingannya juga bagus. Kalau Ramadhan kami harapkan bisa memperkuat karakter,” jelas Doddy.

“Tinggal pemain asing, Milos dari Bali United. Sudah dikirim tiketnya. Posisinya striker. Saya sudah bicara dengan pak Pieter [Tanuri] pemilik Bali United. Dia bilang saat mau dicoret malah tampil bagus. Jadi kami putuskan ambil dia.”

“Yang jelas dalam minggu depan pemain asing sudah masuk tiga, dari Korea, Tajikistan, dan satu lagi mungkin dari Yunani. Kalau pelatih ada pemain yang bisa dijaminnya, silakan.”

Sedangkan Rachmad yang dicoret Sriwijaya FC mengaku merasa senang bisa bergabung dengan PSMS. Menurutnya, Ayam Kinantan akan lebih solid dengan keberadaan Peter Butler sebagai pelatih.

“Sebagai anak Medan siapa yang tidak mau main di Medan? Selain itu istri saya lagi hamil, kemungkinan Oktober atau November lahir. Jadi lebih baik saya di Medan saja,” ucap Rachmad.

Sementara itu, Butler terancam tidak bisa mendampingi tim saat melawan Persebaya Surabaya besok malam, karena masih menunggu pengesahan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB). Kendati demikian, Butler menaruh kepercayaan kepada asistennya, Suharto AD.

“Saya akan lihat, dan evaluasi dulu, karena saya belum mengenal pemain. Tapi kalau mereka butuh motivasi, saya bisa berikan itu. Tugas akan saya berikan kepada asisten,” ungkap Butler.

“Saya ke sini bukan untuk liburan. Saya suka pemain muda. Jika ada pemain muda di Medan yang mau kerja keras bukan tidak mungkin saya akan membutuhkan mereka. Yang terpenting pemain tersebut tidak datang hanya untuk uang.” (gk-71)

loading...