Liga 2: Semen Padang Mewaspadai Kebangkitan Perserang

– Semen Padang mewaspadai kebangkitan Perserang dalam lanjutan Liga 2 2018, Kamis (19/7/2018) di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.

Tim Kabau Sirah dalam situasi menguntungkan. Dalam 7 pertandingan beruntun, mereka selalu mengantongi kemenangan, baik kandang maupun tandang. Apalagi hingga pekan ke-9 untuk sementara tim asuhan Syafrianto Rusli berada pada urutan pertama dengan koleksi 21 poin.

Sebaliknya, tim tuan rumah dalam kondisi limbung. Hasil tak mengenakan jelang pertemuan kedua tim menjadi modal tidak terlalu bagus bagi tuan rumah. Kisah pahit, dibantai Persiraja pada pertandingan terakhir, 7-0 tentu tak mudah dilupakan Okto Maniani dkk.

Meski begitu, pelatih Syafrianto Rusli mengaku tidak memikirkan kondisi terakhir tuan rumah, terutama pasca kalah besar di Aceh. Baginya, sepakbola bukanlah matematika. Kalah besar pada sebuah pertandingan, bukan berarti hasil itu bisa terulang lagi pada laga selanjutnya. Apalagi, Perserang bakal bermain dihadapan pendukung sendiri.

“Kami tidak memikirkan situasi di tubuh tim lawan saat ini. Perserang tim bagus. Apalagi dilatih oleh pelatih yang berpengalaman. Kita akan mewaspadai kebangkitan mereka pada pertandingan nanti,” ungkap Syafrianto.

Mantan pelatih tim futsal Sumbar pada PON 2012 itu mengatakan, telah melakukan velauasi menyeluruh usai menghadapi dua pertandingan kandang sebelumnya, masing-masing menghadapi Persiraja Banda Aceh dan Aceh United. Menurutnya, ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki jelang pertemuan dengan Perserang.

“Kami telah lakukan beberapa perbaikan baik teknis maupun nonteknis. Semoga saja pada laga nanti anak-anak lebih fokus sehingga bisa memaksimalkan pertandingan nanti,” ulasnya.

Sementara itu, pelatih Perserang, Bambang Nurdiansyah mengaku sangat menghormati Semen Padang. Saat ditanyai persiapan melawan Pemuncak klasemen wilayah Barat itu, Bambang mengaku tidak ada persiapan khusus.

“Tidak ada persiapan khusus. Ini bukan turnamen, tetapi kompetisi. Jadi, kita harus selalu siap siapapun lawannya. Dalam sepak bola, dasarnya hanya tiga: menyerang, transisi, dan bertahan,” jelas pelatih yang kerap disapa Banur itu.