Liga 2: Kalahkan Kalteng Putra, PSIM Yogyakarta Lanjutkan Tren Positif

PSIM Yogyakarta berhasil mengembalikan tren positif yang sempat terhenti di pertandingan sebelumnya, setelah mengalahkan Kalteng Putra pada pekan ke-9 Liga 2 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (19/7/2018).

Strategi yang diterapkan PSIM terbukti moncer dan membuat tamunya pulang tanpa hasil.

Tim besutan Bona Simanjuntak mencoba bersabar dan tidak terburu-buru untuk menyerang.

Para pemain PSIM terlihat lebuh banyak menunggu momen untuk menyerang.

Di beberapa kesempatan, Kalteng Putra mencoba menekan PSIM.

Namun hal ini justru dimanfaatkan anak-anak Laskar Mataram untuk melakukan serangan balik yang membahayakan.

Sejumlah peluang tercipta di menit-menit awal meskipun belum membuka gol untuk PSIM.

Serangan demi serangan masih melesat dan bisa diamankan kiper Kalteng Putra, Riki Pambudi.

Menit ke-19, PSIM baru bisa menggetarkan jala lawannya.

Umpan silang Eka Angger dari kanan kotak pinalti disambut sepakan Ismail Haris tepat di depan gawang.

Skor 1-0 pun dikantongi tuan rumah.

Berhasil mencetak gol, pemain PSIM semakin berani tampil menyerang.

Tuan rumah mencoba mempertahankan organisasi permainan dengan menyisakan sejumlah pemain untuk berjaga di sektor pertahanan.

Pilihan bijak yang diinstruksikan Bona Simanjuntak mengingat Laskar Isen Mulang punya beberapa pemain sprinter dengan umpan silangnya yang membahayakan.

Terbukti beberapa kali Ivan Febrianto, sang penjaga gawang harus berjibaku menghadang bola.

Ketatnya pertahanan PSIM berdampak kebuntuan bagi Kalteng Putra.

Hingga memaksa pemain Kalteng Putra semakin keras untuk mematahkan alur bola PSIM.

Sejumlah pelanggaran pun terjadi dan mendapatkan ganjaran kartu kuning dari wasit Sigit Budiyanto.

Babak kedua, Kalteng Putra makin agresif untuk memecah kebuntuan yang dihadapi.

Alih-alih mencetak gol, Kalteng Putra justru harus kembali kebobolan setelah wasit menunjuk titik putih di depan gawang setelah Supriyadi ditakling keras di dalam kotak pinalti.

Sang kapten, Hendika Arga tampil apik sebagai eksekutor.

Tendangan plessing mengarah ke tiang dalam gagal digapai Riki Pambudi.

Gol tersebut sekaligus menutup skor pertandingan 2-0 untuk tuan rumah.

Meski gagal mencetak gol, permainan Kalteng Putra sempat membahayakan pertahanan PSIM.

Tidak terhitung berapa kali Ivan Febrianto harus melakukan penyelamatan yang krusial lantaran sepakan pemain Kalteng Putra yang mengarah langsung ke gawang tanpa pengawalan.

Masuknya Firman Utina di babak kedua pun belum menambah hasil untuk tim asuhan Kas Hartadi ini.

Pasca ditahan imbang oleh Persiwa Wamena di pertandingan sebelumnya, PSIM memang banyak berbenah.

Pelatih PSIM, Bona Simanjuntak memang tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama.

Interval antar pemain dan organisasi di lapangan menjadi catatan bagi PSIM.

“Ada beberapa perubahan strategi permainan. Kadang menyerang tapi tidak boleh terlalu jauh jarak antar pemain,” ungkapnya pada Tribunjogja.com. (*)

loading...