Raphael Maitimo Mencatat Sejarah Baru dengan Gabung Persebaya

Raphael Maitimo sudah resmi bergabung dengan Persebaya Surabaya di jendela transfer Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang ditayangkan di Indosiar. Dia datang dengan status pinjaman dari Madura United.

Keputusannya untuk bergabung dengan Persebaya membukukan sejarah baru. Dia menjadi pemain kedua, yang pernah bergabung dengan empat klub Indonesia dengan rivalitas tinggi.

Sebelum menjadi pemain Persebaya, Maitimo pernah bermain untuk Arema pada musim 2016. Seperti diketahui, Persebaya dan Arema terlibat persaingan tinggi dalam tajuk Derbi Jatim.

Selain itu, pemain naturalisasi berdarah Belanda itu pernah bergabung dengan Persib Bandung (2017) dan Persija Jakarta (2015). Dua klub itu juga memiliki rivalitas tinggi dalam sejarah sepak bola Indonesia.

Selain Maitimo, ada satu pemain lain yang pernah menorehkan catatan ini. Dia adalah Rachmat Afandi. Namun, status Maitimo cukup istimewa mengingat dia merupakan pemain naturalisasi.

Maitimo menjadi pemain naturalisasi pertama yang pernah bergabung dengan empat klub Indonesia yang menjadi rivalitas. Selama ini, beberapa pemain tercatat pernah membela dua atau tiga dari empat klub tersebut.

Sebut saja Aji Santoso yang kini telah menjadi pelatih Persela Lamongan. Dia pernah menjadi bagian Arema dan Persebaya selama masih bermain. Aji bahkan juga pernah menukangi kedua tim tersebut sebagai pelatih kepala.

Beberapa pemain lain sempat pula berseragam Persib dan Persija atau Persebaya dan Arema. Sebut saja Alexander Pulalo, Imran Nahumarury, Atep, Firman Utina, Aliyudin, Tony Sucipto, M. Ilham, Greg Nwokolo, dan lain-lain.

Namun, ada satu catatan khusus mengenai hal ini. Sebelumnya, terdapat satu pemain yang juga pernah “bergabung” dengan empat klub tersebut, Charis Yulianto, meski kurang masuk kualifikasi.

Mantan kapten Timnas Indonesia itu pernah membela Arema (1997-2001 dan 2011-2013), Persija (2005-2006), dan Persib Bandung (2006-2007). Charis pernah bergabung dengan Persebaya, namun saat itu di tim junior pada 1995.

Cerita mengenai hal ini seolah mengingatkan pada striker asal Brasil, Ronaldo. Dia pernah berseragam Barcelona, Inter Milan, Real Madrid, dan AC Milan yang juga memiliki rivalitas dalam dunia sepak bola internasional.

loading...