Pelatih Arema Anggap Tidak Beruntung Bermain Imbang Kontra PS Tira

Hasrat Arema FC memetik kemenangan saat menjamu PS Tira pada pertandingan pekan ke-16 Liga 1 bersama Bukalapak di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (15/7/2018), harus sirna. Pasalnya, Arema hanya bermain dengan skor akhir 2-2.

Arema sempat unggul lewat Rivaldi Bawuo pada babak pertama. Namun, PS Tira menyamakan kedudukan lewat striker Alexander Rakic. Arema kembali memimpin lewat gol Ahmad Alfarizi setelah itu. Tetapi, satu menit jelang bubaran, gawang Arema dijebol Sansan Fauzi.

Pelatih Arema, Milan Petrovic, terlihat lesu dengan hasil ini jarena dia memiliki target pekan ini, timnya bisa menembus 10 besar di klasemen sementara.

“Terkadang kami dapat keberuntungan dalam pertandingan. Tapi, hari ini Arema tidak mendapatkan itu,” kata pelatih asal Slovenia itu.

Kekecewaan tidak hanya dirasakan sang pelatih. Aremania juga kecewa karena mereka ingin timnya lebih tangguh dengan kehadiran dua pemain baru, Hamka Hamzah dan Alfin Tuasalamony.

Dua pemain itu juga sudah dijajal dalam pertandingan ini. Tak hanya itu, di jeda pertandingan Arema juga memperkenalkan pemain baru, Makan Konate. Namun, euforia tersebut tidak membuat Arema bisa memetik nilai sempurna.

Justru sektor pertahanan Arema yang sudah tidak kebobolan dalam empat pertandingan kembali rapuh karena PS Tira memanfaatkan celah antara duet stoper Arema, Hamka Hamzah dan Arthur Cunha, yang saat ini masih adaptasi untuk saling mengetahui karakter masing-masing.

Namun Milan enggan mencari alasan karena dia melihat semua pemain sudah berjuang di lapangan.

“Saya tetap mengapresiasi pemain. Tapi, khusus pemain baru mereka memang hanya sekali latihan strategi bersama tim sehingga tidak cukup waktu untuk adaptasi,” imbuhnya.

Milan berjanji pemain baru bisa bermain lebih baik pekan depan karena jarak pertandingan Arema selanjutnya masih satu pekan sehingga cukup waktu untuk menyatukan pemain baru dengan skuat lama.

“Sebenarnya banyak faktor yang membuat kami tidak beruntung kali ini. Tiga pertandingan terakhir jaraknya sangat dekat sehingga kebugaran pemain berkurang,” jelas Milan.