Merapat ke PSIS, Joko Ribowo Pamit Tinggalkan Arema FC

Teka-teki ihwal sosok kedelapan yang bakal meninggalkan Arema FC pada paruh musim ini terkuak sudah. Sosok ini adalah penjaga gawang mereka, Joko Ribowo.

Tengara ini kian menguat kala Jokri, sapaan karib Joko, tak tampak dalam sesi uji coba timnya di lapangan Universitas Muhammadiyah Malang, Senin (16/07). Kiper berusia 29 tahun tersebut bahkan tak tampak di pinggir lapangan bersama pemain lain yang kemarin bermain pada laga kontra PS TIRA.

General Manager Arema, Ruddy Widodo mengaku bahwa Jokri telah resmi berpamitan padanya pada Senin (16/07) ini. Ia pun tak bisa menahan keinginan kiper berusia 29 tahun tersebut untuk meninggalkan Arema.

“Sudah jauh-jauh hari ia diminta oleh PSIS Semarang,” ujar Ruddy.

“Ia pun ingin dekat dengan keluarga, terutama dengan orang tuanya yang saat ini sendirian,” sambungnya.

Ruddy menyebut bahwa ia sangat berterima kasih pada Joko Ribowo atas pengabdiannya selama ini. Bahkan, pria berusia 46 tahun tersebut mengaku sempat meminta khusus kepada Jokri agar ia bertahan sementara waktu, sembari menunggu Srdan Ostojic dapat rekomendasi tim pelatih.

“Kendati sudah pasti akan meninggalkan klub ini, ia tetap profesional dalam menjalankan tugasnya,” tutur Ruddy.

Sebelumnya, nama Jokri sempat santer dikabarkan bakal menjadi pemain kedelapan yang meninggalkan Arema FC pada paruh musim ini. Namun, tengara ini sempat mereda mengingat pemain asal Demak tersebut selalu menjadi pilihan utama pelatih pada tujuh laga terakhir Arema.

Selain Jokri, sebelumnya, Arema FC sudah resmi melepas tujuh pemain mereka. Tujuh pemain tersebut adalah: Balsa Bozovic, Thiago Furtuoso, Ahmet Atayev, Teddy Heri, Syaiful Indra Cahya, M. Zaenuri, dan Junda Irawan.

Sementara itu, Ruddy menyebut saat ini Arema FC sudah hampir bisa dipastikan akan mengandalkan penjaga gawang asing, Srdan Ostojic. Oky, sapaan karib Ostojic, sudah direkomendasikan tim pelatih untuk dikontrak.

“Kami sudah daftarkan ia dan dalam satu dua hari ini, insyaallah sudah disahkan,” ia menandaskan.