Alasan Persebaya Mendatangkan Raphael Maitimo dan OK John

Dua pemain naturalisasi Madura United merapat ke Persebaya Surabaya pada jendela transfer putaran kedua Gojek Liga 1 bersama Bukalapak yang ditayangkan di Indosiar. Dua pemain itu adalah Onorionde Kughegbe John dan Raphael Maitimo.

Mereka saat ini sedang menjalani rangkaian tes medis bersama klub berjulukan Bajul Ijo tersebut. Tinggal selangkah lagi, keduanya bakal resmi berseragam Persebaya pada putaran kedua Liga 1 2018.

Pelatih Persebaya, Angel Alfredo, menyambut hangat kehadiran dua pemain tersebut, terutama Maitimo. Sebab, pemain berdarah Minang-Belanda itu berposisi sebagai gelandang.

Kebetulan, saat ini Persebaya berusaha mendapatkan tambahan di lini yang tengah. Ditambah lagi, Maitimo juga merupakan pemain serbabisa, bisa diturunkan sebagai gelandang serang atau penyerang dalam skema false nine.

“Dia punya kemampuan yang bisa digunakan Persebaya untuk menambah kekuatan di tim terutama untuk lini depan dan tengah karena Raphael bisa berperan sebagai striker di skema false nine. Dia pemain bagus, sama seperti pemain Persebaya lainnya, dia bisa bantu tim,” ujar Alfredo.

Selama tampil membela Laskar Sape Kerap, Maitimo membukukan catatan cukup apik. Dia bertanding dalam 10 laga, menyumbang tiga gol serta satu assist.

Kabar merapatnya Maitimo ke Persebaya sudah bukan menjadi hal baru mengingat dia sudah lama dikaitkan dengan klub ini. Namun, yang cukup mengejutkan adalah bergabungnya OK John.

Pemain WNI berdarah Nigeria itu sebelumnya dikabarkan bakal bergabung dengan klub rival Persebaya, Arema FC. Hanya, kehadiran Hamka Hamzah sebagai bek anyar Arema menutup peluang OK John.

Di Persebaya, OK John bisa membantu lini belakang yang selama ini kerap krisis pemain. Beberapa kali pemain belakang Bajul Ijo mengalami cedera secara bergantian sehingga menyulitkan Alfredo.

“OK John kami datangkan untuk membantu mengisi lini pertahanan karena kami membutuhkan pemain berpengalaman, dan itu dia miliki,” imbuh pelatih asal Argentina itu.

OK John bukan nama baru mengingat dia sudah berkarier selama 13 tahun lebih di sepak bola Indonesia. Persidafon Dafonsoro, Gresik United, Persiwa Wamena, dan Perseru Serui jadi deretan nama klub yang pernah dibelanya selain Madura United, sebelum akhirnya gabung Persebaya.

loading...