Robert Alberts Sebut Permainan Bali United Lebih Efektif

PSM Makassar kembali gagal memetik poin saat bertemu dengan Bali United. Pada lanjutan Liga 1 bersama Bukalapak yang berlangsung di Stadion I Wayan Dipta, Rabu (11/7/2018), Juku Eja takluk 0-2 dari Serdadu Tridatu.

Sebelumnya, pada dua pertemuan musim lalu di Liga 1, PSM juga menelan kekalahan. Masing-masing 0-3 di Bali dan 0-1 di Makassar.

“Selamat buat Bali United. Mereka tampil efektif dab lebih beruntung dari PSM,” ujar Robert pada jumpa media usai pertandingan.

Menurut Robert, secara umum, PSM dan Bali United punya peluang sama untuk memenangkan pertandingan. “Babak pertama milik Bali United dan kami lebih dominan di babak kedua. Mereka menang, karena berhasil memanfaatkan kelengahan PSM,” terang Robert.

Robert menambahkan, sebenarnya strategi yang dia terapkan sudah benar untuk mengantisipasi permainan menyerang Bali United di kandang sendiri. Apalagi, cara bermain skuat Widodo C. Putro hampir sama dengan musim lalu.

“Kami mendapat dua peluang emas dari Willy (Pluim) dan Guy Junior yang seharusnya berbuah gol. Tapi, inilah sepakbola. Kadang kita tidak mendapatkan hasil positif meski sudah bermain bagus,” papar Robert.

Robert membela Bruce Djite yang kembali gagal mencetak gol meski sudah menjadi starter dan bermain selama 77 menit.

“Saya berpikir positif saja. Bruce sudah berusaha dan mendapatkan peluang. Sayang dia tidak beruntung.”

Hal senada dikatakan Pluim. Menurut gelandang asal Belanda ini, pemain sudah menjalankan instruksi dari Robert. “Permainan Bali United tidak lebih baik dari PSM. Mereka hanya menang beruntung. Dan itu diawali oleh gol lewat tendangan penjuru,” tegas Pluim.

Menurut Pluim, gol pertama Bali United yang dicetak oleh Ilija Spasojevic tidak perlu terjadi kalau pemain PSM disiplin pada posisi untuk mengantisipasi tendangan penjuru lawan. “Spaso adalah striker yang pandai memanfaatkan celah yang kami buat sendiri,” pungkas Pluim.