David Da Silva Tak Anggap Golnya Sebagai Pembuktian

Bhayangkara FC harus gigit jari ketika keunggulan mereka sirna pada menit ke-88 oleh gol David Aparecido da Silva. Persebaya akhirnya mampu membawa pulang satu poin berkat hasil imbang 3-3.

Gol dari David sekaligus menjadi penegasan bahwa dirinya layak membela tim Liga 1. Sebelum kompetisi musim ini dimulai, David yang sempat direkrut Bhayangkara didepak karena kurang memuaskan.

Pemain asal Brasil itu pun sudah benar-benar move on dari Bhayangkara dan tak menganggap golnya ke gawang The Guardian sebagai pembuktian bahwa dirinya tak semestinya didepak pelatih Simon McMenemy.

“Saya tidak pernah bermain untuk mereka, saya hanya pernah menggunakan kostum mereka. Di sana ada teman-teman baik saya seperti Paulo [Sérgio], Lee [Yoo-joon], mereka sangat baik dan saya dekat dengan mereka,” kata David.

David sempat absen pada beberapa pertandingan Liga 1 karena cedera, dan membuat keran gol Persebaya sedikit mampet. Pada laga kontra Bhayangkara, ia pun masuk dari bangku cadangan untuk menggantikan Rishadi Fauzi.

“Ini tugas saya dan ketika saya dimainkan saya harus memberikan yang terbaik. Belum 100 persen, saya baru saja kembali dan mencoba kembali ke kondisi terbaik,” beber striker 28 tahun itu.

“Saya harus kerja keras dari laga ke laga untuk mencapai itu. Saya bermain untuk Persebaya, saya fokus untuk Persebaya dan tidak bisa berkomentar apa pun soal klub lain [Bhayangkara].”