Daftar 6 Pemain Sriwijaya FC yang Diisukan Akan Hengkang

Ada sekitar enam pemain yang kemungkinan besar angkat kaki dari Sriwijaya FC pada putaran kedua Liga 1 2018.

Dikutip BolaSport.com dari pemberitaan Tribun Sumsel dan Tribun Bali, enam pemain yang diisukan memilih keluar itu adalah Hamka Hamzah, Adam Alis, Novan Sasongko, Alfin Tuasalamony, Marko Sandy, dan Bio Paulin.

Kabar keenam pemain itu ingin hengkang dari Sriwijaya FC lantaran manajemen klub masih belum menunggak gaji selama dua bulan terakhir.

Tentu saja itu menjadi sebuah kegelisahaan bagi sang pemain.

Apalagi ada klub-klub Liga 1 2018 lainnya yang mencoba menggodanya untuk segera hengkang dari Bumi Palembang.

Salah satu sumber yang tidak mau diungkapkan namanya menyebutkan bahwa manajemen Bali United tengah berkomunikasi dengan dua pemain Sriwijaya FC.

Kedua pemain yang masih dirahasiakan itu akan bergabung dengan Serdadu Tridatu pada putaran kedua.

Pemain Madura United, Greg Nwokolo (tengah) dan Fabiano Beltrame (kanan), bersiap melakukan tendangan bebas sementara gelandang Sriwijaya FC, Adam Alis, mengatur pagar betis saat kedua tim bentrok di pekan ketiga Liga 1 di Stadion Gelora Ratu Pamellingan Pamekasan, Jawa Timur Sabtu (07/04/2018) sore.

Dua pemain Sriwijaya FC yang akan bergabung dengan Bali United berposisi di sektor belakang.

Dari enam pemain Sriwijaya FC di atas, hanya Adam Alis yang berposisi sebagai gelandang serang.

“Kabarnya baru sebatas komunikasi,” kata salah satu sumber internal Bali United yang tak ingin diberitahukan namanya.

“Pemain bertahan yang berkomunikasi dengan manajemen Bali United,” ucap orang tersebut menambahkan.

Hamka Hamzah dan Adam Alis dikabarkan akan segera kembali ke Arema FC.

Sementara, Bio Paulin sedang dibidik PSMS Medan, dan Marko Sandy diincar oleh Persija Jakarta, Persib Bandung, dan Bali United.

Adam Alis juga sudah menuliskan sebuah pesan melalui instagram storynya pada Rabu (11/7/2018) malam WIB.

Tidak diketahui jelas apa maksud pesan dari mantan pemain Barito Putera tersebut.

“Sangat disayangkan tim yang sudah kompak dan mengerti satu sama lain harus pecah,” kata Adam Alis.