Konflik Internal Jadi Sebab Asprov PSSI DIY Dibekukan, Kompetisi dan Pemain Kena Getahnya

Pembekuan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta oleh PSSI Pusat berbuntut pada pemberhentian semua kegiatan. Dalam hal ini, kompetisi Liga 3 dan Piala Soeratin yang bernaung di bawahnya jadi korban.

Melalui akun Twitter resmi Persiba Bantul, sedianya sore hari ini, Sabtu (30/6/2018) akan dihelat pertandingan Piala Soeratin regional Yogyakarta antara Persiba U-17 melawan PSS U-17.

Namun, atas pertimbangan dan rapat yang dilakukan Asprov PSSI DIY, seluruh pertandingan dalam level kompetisi di bawahnya untuk sementara waktu bakal dihentikan.

Partai-partai dalam kompetisi itu nantinya bakal kembali digulirkan setelah pembekuan Asprov PSSI DIY dicabut oleh PSSI Pusat.

Sebelumnya, PSSI membekukan wakilnya di Provinsi DIY lantaran terjadinya konflik internal.

Dilansir BolaSport.com dari laman Tribun Jogja, konflik yang terjadi itu pada akhirnya membuat 11 dari 18 pimilik suara di Asprov PSSI DIY mengeluarkan mosi tidak percaya pada kepengurusan saat ini.

Setelah diusut, mereka yang menamakan Forum Anggota PSSI DIY itu menilai pengurus Asprov PSSI DIY tidak menjalankan salah satu amanat kongres, yakni melengkapi kepengurusan atau komite untuk menjalankan program kerja.

Konflik yang terdengar oleh telinga pengurus pusat pada akhirnya berujung surat pembekuan bernomor 2832/PGD/286/VI-2018 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jendral (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

“PSSI meminta kepada Asosiasi Provinsi PSSI Daerah Istimewa Yogyakarta untuk menghentikan sementara seluruh program kegiatan, sampai dengan permasalahan dengan para anggota dapat terselesaikan dengan baik,” bunyi surat itu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Bambang Dwi Kuncoro mengaku prihatin atas pembekuan ini.

Kini, ia dan jajarannya akan berdiskusi terlebih dahulu dan menyelesaikan perkara ini secepatnya sebelum mengirimkan surat balasan kepada PSSI pusat.

“Kami akan tempuh berbagai cara, misalnya memanggil forum anggota asprov tadi sebelum mengirimkan surat balasan ke PSSI pusat. Apakah kegiatan kami akan berhenti atau tidak ini masih didiskusikan karena sifatnya normatif,” ujarnya.