Demi Prestasi Sepakbola Indonesia, Edy Disarankan Mundur dari Ketua Umum PSSI

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi disarankan untuk fokus menjabat satu posisi penting di Tanah Air. Edy memang di ambang mendapat mandat amanat baru sebagai Gubernur Sumatera Utara.

Hal ini bukan tanpa alasan. Sebab berdasarkan hasil hitung cepat Pilkada Sumut yang berlangsung pada Rabu (27 Juni kemarin, Edy diperkirakan menang dari kandidat lainnya yakni Djarot Syaiful Hidayat.

Bila nantinya berdasarkan hasil hitungan resmi KPU Edy Rahmayadi dinyatakan menang, tentu Edy akan segera dilantik untuk menjadi Gubernur Sumatera Utara. Tak pelak hal ini menimbulkan pertanyaan besar di pecinta sepakbola Tanah Air. Apakah Edy akan fokus dalam membangun sepakbola Indonesia bila nanti benar telah menjabat sebagi seorang Gubernur?

Terkait hal ini, mendapat respons dari pengamat sepakbola, M Kusnaeni. Bagi pria yang kerap disapa Bung Kus ini, Edy disarankan mundur dari Ketua Umum PSSI. Hal ini agar pria yang terakhir menjabat Pangkostrad ini akan fokus dalam memimpin suatu daerah.

“Mundur atau tidak, itu soal pilihan saja. Mungkin lebih etis kalau Ketua Umum mundur dari jabatannya dan fokus ke tugas baru sebagai Gubernur,” ucap Bung Kus kepada INDOSPORT.

“Memang secara teknis maupun legal formal sebetulnya tidak masalah. Sekarang pun Ketum yang tidak aktif organisasi tetap berjalan,” tambah dia.

Namun meski begitu, Bung Kus menilai bahwa dalam mengurus sepakbola Indonesia membutuhkan orang yang benar-benar fokus. Sehingga dibutuhkan orang yang tidak memiliki jabatan ganda.

“Kita perlu ketua yang fokus. Tapi jangan dipaksa berhenti dan melanggar statuta. Biar berjalan secara prosedur saja,” tutup dia.