Bersiap Lanjutkan Liga 1, Skuat Arema FC Makin Kental Nuansa Eropa

Arema FC tak mau ketinggalan kereta lagi dalam menyongsong bergulirnya lanjutan kompetisi Liga 1. Di tengah masa Training Centre di Kota Batu, tim berlogo kepala singa mendatangkan dua anggota tim yang merupakan penggawa asing.

Nama pertama adalah Branislav Radojcic, yang segera mengisi satu posisi di tim kepelatihan Arema FC. Figur berusia 39 tahun itu merupakan rekomendasi utama Milan Petrovic untuk menjabat sebagai pelatih kiper.

Sejak awal Juni, posisi pelatih kiper Arema FC sudah ditinggalkan Felipe Ricardo Navarro Dos Passos, yang sudah dipulangkan ke Brasil.

“Kebutuhan utama di tim ini adalah pelatih kiper, setelah Ricardo pergi dari tim,” ujar Pelatih Arema FC, Milan Petrovic.

“Dan mungkin dia akan bisa mengangkat performa tim ini, terutama di sektor pertahanan untuk melanjutkan kompetisi nanti,” imbuh pelatih asal Serbia tersebut.

Sedangkan nama kedua adalah Srdjan Ostojic. Kiper berusia 35 tahun itu tidak akan masuk dalam kabinet kepelatihan Milan, melainkan diproyeksikan sebagai calon penggawa asing baru.

Sebagaimana diketahui, satu posisi pemain asing di tim Singo Edan juga lowong akibat pencoretan Balsa Bozovic. Sama halnya dengan Ricardo, playmaker berpaspor Montenegro itu dipulangkan karena tidak memenuhi ekspektasi klub.

“Kalau Srdjan, saya sedikit tahu tentang dia sedikit. Karena banyak sekali agen di Serbia yang memberi rekomendasi namanya kepada saya,” beber Milan.

Tak pelak, kehadiran dua penggawa anyar itu memberi warna baru di skuat Arema FC. Tim kebanggaan Aremania itu semakin kental dengan nuansa Eropa, dengan dihuni tiga personel pelatih dan satu kiper asal Serbia.

“Agar semua perkembangan di tim ini semakin mudah. Karena sulit sekali rasanya jika harus mendatangkan orang dari belahan dunia yang lain (terkendala bahasa),” tutup Milan.