Rohit Chand Jadi Senjata Timnas Nepal di Asian Games 2018

Gelandang Persija Jakarta, Rohit Chand, dipastikan bakal jadi amunisi berharga Timnas Nepal U-23 saat Asian Games 2018. Rohit menjadi satu di antara tiga pemain senior (wild card) dalam skuat asuhan pelatih Gyotoku Koji itu.

Timnas Nepal U-23 termasuk tim yang paling awal merilis skuat final yang akan tampil di Asian Games 2018. Pada Minggu (24/6/2018), Federasi Sepak Bola Nepal (ANFA) sudah mengumumkan 20 pemain yang akan diboyong ke Indonesia.

Satu dari 20 nama itu, ada gelandang asing Persija, Rohit Chand. Rohit memang bukan sosok asing di Timnas Nepal. Ia sudah memperkuat timnas sejak usia 16 tahun.

Rohit bahkan tercatat sebagai pemain termuda yang pernah membela Timnas Nepal senior, yakni usia 16 tahun 22 hari. Ia jadi andalan di Timnas U-17, U-19, dan U-23 sebelum jadi pilar di timnas senior. Pada 2015, ia sempat menjabat sebagai kapten Timnas Nepal senior.

Namun, secara khusus, dengan pengalamannya berkiprah di Indonesia Rohit diharapkan bisa memimpin rekan-rekannya di Asian Games mendatang.

ANFA mengungkapkan pemanggilan pemain dalam pemusatan latihan untuk dicermati sudah dilakukan sejak 7 Mei 2018. Sebanyak 52 pemain dipanggil menjalani TC. Namun, TC itu digelar tidak hanya sebagai persiapan Asian Games 2018 melainkan juga turnamen SAFF (turnamen sekelas Piala AFF untuk negara-negara di kawasan Asia Selatan).

Pada 30 Juni, ANFA menciutkan skuat menjadi 33 pemain untuk dua turnamen itu. Nama Rohit Chand ada dalam daftar 33 pemain itu, dan kembali masuk daftar final 20 pemain untuk Asian Games 2018.

Dalam sejarahnya, Timnas Nepal tampil dalam lima penyelenggaraan Asian Games, yakni edisi 1982, 1986, 1994, 1998, dan 2014. Dalam lima kali keikutsertaan itu, Timnas Nepal selalu gagal lolos fase penyisihan grup.

Di sisi lain, tanggal 30 Juni jam 23.59 menjadi tenggat waktu untuk entry by name peserta cabang olahraga sepak bola Asian Games 2018.