PSMS Medan Ogah Paksakan Rekrut Putra Daerah

Desakan agar PSMS Medan diperkuat putra daerah direspons dingin jajaran pelatih. Asisten pelatih Suharto AD menegaskan, mereka tidak ingin memaksakan diri merekrut pemain lokal jika mendatangkan kerugian bagi tim.

Skuat PSMS musim ini tak banyak putra daerah yang memperkuat tim. Ayam Kinantan sempat menaruh minat kepada Ghozali Siregar dan Riko Simanjuntak, namun keduanya sudah dikontrak kontestan Liga 1 lain.

“Kalau ada putra daerah mungkin bagus. Tapi apa perlu kami paksakan kalau tidak mumpuni? Itu yang perlu digarisbawahi. Cari anak Medan sulit, yang bagus bermain di luar [klub Liga 1 lainnya]. Kalaupun punya duit, dan mereka tidak mau, sama saja,” kata Suharto.

Saat ini tiga pemain lokal sedang mengikuti seleksi, Pablo Warobay, Reza Ridwan, dan Juni Riyadi Syahputra. Menurut Suharto, secara sekilas, ketiga pemain itu belum memperlihatkan performa mengesankan.

“Tidak ada yang menonjol, dan tak terlalu signifikan untuk perubahan. Kalau masih sama saja, itu tidak perlu. Kalau bisa pemain lokal itu bisa mengangkat tim di Liga 1 ini,” kata Suharto.

Sementara itu, salah satu legiun asing Wilfried Yessoh sudah mulai mengikuti latihan tim kemarin. Sedangkan Reinaldo Lobo dan Dilshod Sharofetdinov masih dalam perjalanan.

“Yessoh sudah masuk. Kondisi fisiknya tidak menurun terlalu jauh. Dia sudah aktif, tapi masih banyak diam di tempat. Dia masih menyesuaikan dibanding pemain lainnya yang sudah berlatih lebih dulu,” ucap Suharto.

PSMS diagendakan beruji coba dengan tim U-19, Kamis (28/6). Suharto menjelaskan, laga ini dijadikan kesempatan untuk mengasah compact defence yang menjadi kelemahan PSMS di beberapa pertandingan Liga 1. (gk-71)