Pelatih Kiper Arema Sebut Belum Ada Penjaga Gawang Menonjol di Piala Dunia 2018

Pelatih kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah, kurang bersemangat menyaksikan Piala Dunia 2018. Dia merasa tidak ada sosok kiper yang tampil menawan pada perhelatan akbar sepak bola di Rusia tersebut

Menurut Yanuar Hermansyah, kiper terbaik Jerman, Manuel Neuer, juga tampil tidak sehebat dulu. Padahal dalam Piala Dunia kali ini dia berharap ada beberapa kiper hebat muncul dan bisa jadi referensi para penjaga gawang Arema.

“Sekarang tidak seperti Piala Dunia dulu. Neuer bermain bagus. Tidak hanya membuat gawangnya minim kebobolan. Tapi dia terkadang jadi libero juga. Tapi sekarang tidak terlihat seperti dulu. Begitu juga beberapa kiper lainnya. Tidak ada yang begitu menonjol. Mereka justru melakukan blunder seperti David De Gea (Spanyol), Willy Cabalerro (Argentina) dan yang lainnya,” kata pelatih yang akrab disapa Begal ini.

Dia berharap dalam beberapa pertandingan ke depan akan ada aksi kiper yang menawan. Apalagi Piala Dunia baru sampai fase grup. “Mungkin ada rasa canggung atau belum panas di pertandingan pertama dan kedua. Tapi saya harap pertandingan selanjutnya bisa memunculkan penjaga gawang yang tampil brilian,” kata mantan pelatih kiper Persela Lamongan ini.

Arema sedang dalam sorotan untuk posisi penjaga gawang. Begal menilai Piala Dunia bisa sedikit membantunya untuk memberikan inspirasi kepada deretan kiper Arema sehingga Joko Ribowo, Utam Rusdiana, Kartika Aji dan Tedy Heri bisa meniru skill kiper kelas dunia.

Arema FC sedang menunggu pelatih kiper baru, yang disebut-sebut berasal dari Eropa Timur. Manajemen Arema baru saja memberhentikan pelatih kiper asal Brasil Ricardo Navarro karena ada perbedaan visi dengan pelatih kepala Milan Petrovic. Begal yang sempat melorot jadi asisten pelatih kiper kini menempati posisi lamanya.