Persebaya Surabaya U-19 Gelar TC Di Australia

Para pemain Persebaya Surabaya U-19, mendapatkan kesempatan berharga untuk menjalani pemusatan latihan di Perth, Australia. Dijadwalkan, Bajul Ijo muda bakal berlatih di sana pada 27 Juni – 7 Juli 2018.

Kesempatan berlatih di Negeri Kanguru ini merupakan bentuk dari kerja sama antara pemerintah Indonesia dengan Australia dalam bidang sepakbola. Ada 20 pemain yang diajak untuk menjalani TC tersebut.

Tim Persebaya U-19, dilepas secara resmi pagi ini oleh Chris Barnes (Konsul-Jenderal Australia di Surabaya), Supratomo (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga). Kedua orang itu didampingi oleh pelatih kepala Persebaya U-19, Bejo Sugiantoro.

“Saya harap para pemain bisa melatih teknik, latihan fisik, taktik, maupun mentalnya. Semua itu ada dalam sports science , ada ilmu dan teknologinya,” ujar Suprapto.

“Bagi pelatih serta manajemen, saya harapkan bias belajar manajemen dan organisasi. Untuk sepakbola pada khususnya dan olahraga pada umumnya. Karena kita (Jawa Timur) ketinggalan di manajemen dan organisasi, dalam mengelola bakat-bakat muda ini,” imbuhnya.

Sedangkan, Chris Barnes mengungkapkan sangat senang bisa ambil bagian dalam memperkuat perkembangan olahraga serta hubungan antara Australia dan Indonesia melalui diplomasi olahraga seperti ini. Ia menilai hal ini merupakan bentuk nyata kepedulian pihaknya terhadap sepakbola di Jawa Timur.

“Saya merasakan sendiri, betapa semangat Bonek dalam mendukung klub kebanggaannya persebaya sangat total, ini menjadi atmosfer bagus untuk perkembangan sepakbola,” ucapnya.

Bejo Sugiantoro pun tak bisa menutupi rasa bahagianya. Ia menuturkan bakal memaksimalkan kesempatan ini untuk menyerap ilmu dan meracik strategi timnya sebelum mengarungi kompetisi Liga 1 U-19 2018.

“Program ini sangat bagus untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain, dari situ semoga pemain bisa mendapatkan pengalaman berarti sebagai bekal bermain di Liga 1 U-19 nantinya, semoga kerjasama ini terus terjalin,” kata Bejo.

Hal senada disampaikan kapten Persebaya U-19, Rifky Afryan Hartono. “Di sana pasti kita akan banyak belajar, dan harapannya nanti setelahnya kita bisa jadi lebih kompak dan solid.”