Tony Ho Belum Siap Jadi Pengganti Peter Butler di Persipura

Kursi pelatih kepala Persipura Jayapura masih kosong setelah manajemen memutus kontrak Peter Butler per Kamis (21/6/2018).

Jika dilihat dari kualifikasi dan lisensi kepelatihan, sebenarnya Tony Ho, yang ditunjuk jadi pelatih sementara, sudah pantas untuk mengambil alih kendali tim untuk melanjutkan kiprah Mutiara Hitam di sia Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

Saat ini Tony Ho memang sedang mengikuti rangkaian kursus lisensi AFC Pro di Yogyakarta. Seperti pelatih lainnya, Rahmad Darmawan (Sriwijaya FC), Aji Santoso (Persela), dan Djadjang Nurdjaman (PSMS), seharusnya Tony Ho bisa menduduki kursi pelatih kepala di Persipura.

Hanya, pelatih asal Makassar itu mengaku menolak dan belum siap seandainya harus menggantikan peran Peter Butler di kursi pelatih Persipura secara permanen pada musim ini.

“Pertimbangan utama, saya ingin fokus mengejar lisensi AFC Pro dulu. Bagi saya pribadi, kursus ini tak bisa dijalani sambil lalu. Makanya, saat ini saya belum siap jika manajemen Persipura meminta jadi pelatih kepala,” ungkap Tony.

Apalagi, lanjut Tony Ho, rangkaian kursus AFC Pro ini cukup panjang. Dia tak ingin konsentrasi menangani Persipura terpecah dengan urusan pribadi.

“Ada jadwal kursus yang saya harus ikuti di saat kompetisi sedang berjalan. Kalau tidak salah, bulan Desember ada kegiatan lagi. Padahal, bulan itu masa akhir kompetisi dan momen sangat kritis bagi semua peserta Liga 1. Sementara pada saat itu, saya tidak tahu prestasi Persipura seperti apa,” tuturnya.

Lantaran pertimbangan tersebut, Tony Ho menolak jika harus jadi pelatih kepala Persipura.

“Kompetisi tahun ini sangat ketat. Buktinya, Persipura yang sempat memimpin klasemen pada beberapa pekan, posisinya kini harus turun. Dinamika ini akan terus berkembang hingga kompetisi usai. Saya tak ingin karena alasan pribadi berpengaruh pada prestasi Persipura nanti,” ujarnya.