Persija Kangen Bertemu Persib di Jakarta

Sudah empat tahun sejak terakhir kali Persija Jakarta bertemu Persib Bandung di Jakarta. Macan Kemayoran pun ingin mengakhiri tradisi yang tidak lazim tersebut.

Berbagai penyebab membuat Persija gagal menjamu Persib di ibu kota. Mulai dari izin keamanan yang kerap tidak turun, hingga kesusahan mencari stadion.

Persija juga sudah hampir gagal bertanding melawan Persib di Jakarta di musim ini. Kedua klub seharusnya bertemu pada pekan ke-6 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, 28 April 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat. Namun, pertandingan itu terpaksa dibatalkan karena tidak adanya rekomendasi dari pihak kepolisian.

Kini, Persija bersiap meladeni perlawanan Persib pada 30 Juni mendatang. Meski venue belum diputuskan secara resmi, Macan Kemayoran ngotot pertandingan tetap digelar di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta Selatan.

“Inshaallah di PTIK. Prioritas sebenarnya di SUGBK. Kita tuan rumah, berhak menentukan home tanpa pengaruh kepentingan apapun,” ujar Direktur Utama Persija, Gede Widiade.

“Sekali-kali, kita sudah sering bermain di Bandung. Sekali-kali, Persib main di Jakarta. Kita usahakan menjadi tuan rumah yang baik, menyambut tamu dengan terhormat,” katanya menambahkan.

Persija terakhir menjamu Persib di ibu kota adalah pada empat musim lalu. Ketika itu, pertandingan kedua tim digelar di SUGBK. Sayangnya, Macan Kemayoran gagal memanfaatkan dukungan puluhan ribu pendukung setia, Jakmania. Ismed Sofyan dan kawan-kawan hanya mampu bermain imbang 0-0.

Macan Kemayoran memang kerap kesusahan untuk menjamu Persib di ibu kota. Bahkan, Persija pernah terpaksa menggelar laga kandang melawan musuh bebuyutannya itu hingga ke Malang.

Yang sudah-sudah, baik Persija atau Persib yang menjadi tuan rumah, kubu lawan akan menaiki kendaraan lapis baja atau rantis dari hotel menuju stadion. Tapi untuk kali ini, Gede tidak bakal menyiapkannya. Ia menjamin keamanan Persib di ibu kota.

“Tidak perlu pakai rantis. Kita sambut dengan baik,” imbuh Gede.