Aji Santoso Absen Mendampingi Persela Selama 7 Hari

Persela Lamongan dipastikan menjalani rutinitas latihan tanpa Aji Santoso mulai 22 hingga 29 Juni 2018. Aji absen karena melanjutkan kursus pelatih lisensi AFC Pro di Yogyakarta. Selama itu pula, latihan Persela dipimpin duet asisten pelatih Danur Dara dan Ragil Sudirman.

Meski tanpa Aji, rutinitas latihan tim berjulukan Laskar Joko Tingkir ini dipastikan berjalan normal lantaran sang pelatih kepala sudah menyusun program latihan selama ia berada di Yogyakarta.

“Saya dan coach Danur tinggal menjalankan program yang sudah dibuat coach Aji,” tutur Ragil, pelatih fisik Persela.

Selama ditinggalkan Aji, Persela hanya berlatih fisik dan teknik, serta memperbaiki kelemahan tim. Sementara soal taktik masih menunggu kedatangan Aji dari Yogyakarta. Sebab, program latihan yang diberikan Aji kepada duet asisten pelatih belum menyentuh taktik.

Pertimbangannya, laga kontra Arema FC baru digelar pada 7 Juli 2018. Masih ada waktu bagi Aji untuk membekali Ahmad Birrul Walidain dkk. taktik menghadapi Singo Edan di Malang. “Masih ada enam hari untuk persiapkan taktik. Saya rasa cukup,” ujar Ragil.

Fokus latihan Persela selama Aji menjalani kursus pelatih adalah pemulihan kondisi fisik pemain setelah libur panjang, plus menambah kekuatan pemain agar bisa tampil spartan sepanjang laga.

Hal ini dianggap penting karena Persela mencanangkan target minimal berada di papan tengah saat mengakhiri putaran pertama Gojek Liga 1 bersama Bukalapak.

“Kalau bisa bertahan di papan atas akan lebih baik. Tapi, yang terpenting kami perbaiki dulu semuanya supaya kami tetap bisa bersaing dengan klub-klub lain,” kata Ragil.

Ragil optimistis kondisi fisik pemain Persela bakal pulih setelah mengalami sedikit penurunan pasca libur Lebaran. Saat kembali berlatih pada 19 Juni lalu, tidak ada satu pun kondisi fisik pemain yang merosot tajam, penurunan masih dalam batas kewajaran.

“Sebelum coach Aji kembali, pemain sudah dalam kondisi bagus seperti sebelum Lebaran. Saya lihat semua masih menjaga fisiknya. Buktinya, bobot mereka bagus, hanya perlu sedikit ditingkatkan. Hanya sentuhan bolanya yang kurang,” tutur Ragil.