Seperti Ini Program Latihan Persib Jelang Melawan Persija

Persib Bandung menunjukkan keseriusan untuk tampil maksimal pada lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak melawan Persija Jakarta, Sabtu (30/6/2018). Laga tersebut kental dan sarat gengsi.

Pelatih Fisik Persib, Yaya Sunarya, mengatakan untuk bisa tampil maksimal diperlukan penunjang. Seperti halnya kondisi fisik yang memadai. Sebab, bukan tidak mungkin laga tersebut akan menguras tenaga, terlebih pemain Persib baru menjalani libur Lebaran.

“Sejak awal, coach Mario Gomez meminta kami untuk latihan complex training. Dalam artian, kami buat latihan kombinasi latihan fisik, baik itu tanpa maupun dengan bola. Dengan bola, artinya kami bikin medium side game dengan lebih kepada aspek transisi bola, tidak punya bola dan saat tidak punya bola kemudian tidak punya bola,” ujar Yaya di Stadion SPOrT Jabar, Jalan Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (21/6/2018).

Selain itu, mental juga perlu ditingkatkan karena laga melawan Persija selalu menyuguhkan permainan panas baik di dalam maupun luar pertandingan akibat rivalitas kedua suporter masing-masing tim.

“Kami juga mengubah mindset dengan aturan-aturan yang dibuat, baik itu aturan ketika jumlah sentuhan, aturan ketika kami ingin finishing dan ketika transisi,” kata Yaya.

Agar program tersebut bisa dipahami pemain, Yaya akan terus memberikannya di setiap pertemuan. Mulai sesi latihan bersama tim maupun berlatih secara terpisah.

Program ini, lanjut Yaya, berdampak pada rotasi pemain. Sebab, kemungkinan besar akan menguras tenaga pemain.

Namun, program ini tidak bisa diikuti seluruh pemain Persib. Dua pemain di antaranya Oh In-kyun dan Hariono, masih harus menjalani terapi karena mengalami kendala.

“In-kyun sekarang dalam tahap rehabilitasi dengan Hariono. Kami sisihkan karena coach tidak mau kondisinya semakin drop. Kami istirahatkan dua hari atau minggu depan sudah ikut lagi latihan,” katanya.

Yaya hanya berharap program ini bisa berjalan dengan lancar dan baik sehingga keinginan Persib untuk mengalahkan Persija bisa tercapai.

“Ada rentan waktu sebelum hari H sekitar dua minggu. Kami hanya memodifikasi mencari cara terbaik bagaimana tim spesial di hari H,” pungkas Yaya mengakhiri pembicaraan.

loading...