Laga Kontra Persija Dipaksakan di PTIK, Manajer Persib Curiga Ada Kongkalikong

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar curiga jika pertandingan tunda pekan keenam melawan Persija Jakarta, Sabtu (30/6) disusupi pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Umuh mengaku heran kenapa Persija memaksakan untuk menjamu Persib di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurut Umuh, Stadion PTIK tidak layak menggelar laga akbar seperti Persija melawan Persib.

”PT Liga Indonesia Baru (LIB) bagaimana keputusannya? Kalau diizinkan (di PTIK) mungkin ada kongkalikong. Tapi, silakan saja. Mungkin mereka (Persija) sudah tidak diterima di mana-mana, ya sudah tidak masalah,” kata Umuh melalui sambungan telepon kepada Bolalob, Kamis (21/6).

Umuh menjelaskan, jika pada akhirnya PT LIB memutuskan Persija melawan Persib digelar di PTIK, pihaknya akan menuruti.

Namun, pria yang karib disapa Pak Haji tersebut khawatir jika PT LIB menyetujui keinginan Persija banyak klub lain yang minta laga kandangnya digelar di tempat yang tidak layak jika mengalami kondisi serupa dengan tim ibu kota.

”Kami mungkin akan tetap ajukan protes karena itu hak kami. Saya meminta hal seperti ini jangan dicontoh oleh yang lain,” ujarnya.

Keputusan Persija mengajukan Stadion PTIK sebagai venue laga melawan Persib dikarenakan beberapa stadion di sekitar Jabodetabek seperti Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Stadion Patriot (Bekasi), dan Stadion Pakansari (Bogor) tidak bisa digunakan karena kepentingan Asian Games.

Selain melawan Persib, klub berjulukan Macan Kemayoran tersebut akan memakai Stadion PTIK saat menjamu Persebaya Surabaya, Selasa (26/6).

loading...