Jacksen: Semangat Ramadan Sukses Buat Barito Putera ke Posisi Atas Klasemen

Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago mengaku sangat bersyukur, bahwa timnya bisa bertengger di posisi atas klasemen, jelang jeda libur Idul Fitri. Posisi kedua tersebut berhasil diraih Laskar Antasari setelah berhasil menundukkan Sriwijaya FC dengan skor 3-1 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (06/09/2018).

Menurut Jacksen F Tiago, hasil ini patut diapresiasi, karena Sriwijaya FC jelas bukan tim sembarangan.

Anak asuh Rahmad Darmawan memiliki banyak pemain asing dan pesepak bola naturalisasi.

Apalagi, Douglas Packer dkk berhasil menang dengan skor mencolok.

“Sekarang, kami semua bisa liburan dengan tenang. Suporter bisa tersenyum. Kami finis di posisi atas dan pada laga terakhir berhasil menang dari Sriwijaya FC dengan skor yang bagus,” kata Jacksen.

“Para pemain bisa menunjukkan penampilan terbaik di lapangan. Mereka berhasil mengalahkan tantangan besar dari Sriwijaya,” ujarnya seusai laga.

Pelatih asal Brasil tersebut menambahkan bahwa, hasil apik pada pekan ke-13 Liga 1 2018 ini juga tidak lepas dari semangat Ramadan dan Idul Fitri yang diusung oleh pasukan kebanggaan warga Banua ini.

“Hasil bagus Barito Putera sebelum libur ini juga merupakan rezeki bulan bagus yaitu Ramadan,” ucap Jacksen.

“Semoga nanti setelah hari raya, kami bisa terus mempertahankan tren positif ini. Tentu pemain akan membawa semangat baru nanti,” tutur mantan bomber Persebaya Surabaya tersebut.

Jacksen berharap, setelah ini para pemain bisa berlibur, bertemu keluarga, dan melepaskan diri sejenak dari tensi dan rutinitas pertandingan yang cukup tinggi di bulan puasa.

Sehingga, mereka akan kembali dengan segar, dan siap untuk terus mempertahankan posisi atas klasemen.

“Para pemain sekarang bisa tersenyum. Mereka akan berlibur dengan tenang,” kata Jacksen.

“Silahkan mereka berlibur, tetapi tetap menjaga kondisi. Karena nanti, kami kembali akan bekerja keras, bahkan lebih dari sekarang, demi bisa terus ada di atas. Ini bukan pekerjaan mudah, tetapi bukan tidak mungkin.”