Alami Performa Minor, Persebaya Wajib Berbenah

Persebaya Surabaya menyambut libur Lebaran dengan pekerjaan rumah segunung. Performa mereka terbilang minor di Liga 1 2018 sampai sejauh ini. Persebaya baru tiga kali menang dari sebelas laga yang sudah dilakoni. Saat ini mereka berada di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16.

Persebaya sedang dalam sorotan tajam setelah kalah dari PSM Makassar dengan skor 0-1 di Stadion Andi Mattalatta, Sabtu (9/6) malam WIB. Gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Rizky Pellu pada menit ke-72 lewat sundulan kepala.

Hasil minor di Stadion Andi Mattalatta membuat Persebaya mencatatkan rekor baru. Rendi Irwan Saputra hanya meraih satu kemenangan dalam tujuh pertandingan secara beruntun. Tim berjuluk Green Force ini belum pernah menang sejak pertengahan Mei.

Kekalahan di Makassar juga membuat Persebaya turun ke peringkat ke-16, alias zona degradasi. Mereka hanya mengumpulkan 14 poin dari sebelas partai. Persebaya sendiri masih memiliki tabungan dua pertandingan melawan Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Persebaya adalah satu dari tiga tim yang sangat sering mendapatkan hasil seri. Dua tim lainnya adalah Persela dan Bali United. Bedanya, jumlah kemenangan yang didapat Persebaya lebih sedikit dari kedua klub itu.

Menutup rangkaian pertandingan di Bulan Ramadan dengan kekalahan menjadi sinyal kuning untuk Persebaya. Mereka memiliki pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Bukan hanya itu, Persebaya harus melewati momen bertambahnya usia dengan berada di papan bawah.

Persebaya akan genap berusia 91 tahun pada 18 Juni 2018 nanti. Persebaya harus merayakan hari jadi dengan segunung pekerjaan rumah.

Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera berjanji akan membenahi timnya. Juru racik asal Argentina itu memilki waktu kurang lebih satu bulan untuk melakukan itu. “Karena akan libur panjang, nanti akan kami evaluasi. Kami akan melihat ke depannya seperti apa,” janji Alfredo Vera.

loading...