Ini 3 Kandidat Pengganti Marko Simic di Persija

Masa depan Marko Simic di Persija Jakarta mulai dipertanyakan. Sebab, pria asal Kroasia itu sedang dilanda berbagai masalah.

Simic memang tengah diterpa isu kontroversial akhir-akhir ini. Namanya diduga menjadi pelaku pelecehan terhadap pedangdut, Via Vallen.

Sosok yang diperkirakan sebagai Simic tersebut mengirimkan pesan tidak senonoh kepada Via. Kian terbongkar setelah tidak hanya Via saja yang menjadi korban, tapi turut menyeret Disk Jockey (DJ) Dinar Candy hingga aktris Sandra Olga.

Kabar tidak sedap tersebut seakan menjadi klimaks masalah Simic belakangan ini. Sebelumnya, bomber berusia 30 tahun itu baru menerima sanksi larangan empat pertandingan dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI setelah terbukti menyikut pemain Persipura Jayapura, Ian Louis Kabes.

Performa Simic juga tengah dalam sorotan tajam. Kualitasnya tidak terlalu moncer di Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Dari sembilan partai, eks pemain Negeri Sembilan itu hanya mampu membukukan lima gol.

Saat ini, Simic dikabarkan tengah pulang kampung ke Kroasia. Persija punya waktu selama sepekan untuk mempertimbangkan nasib Simic di ibu kota.

Simic masih menyisakan kontrak satu musim setengah di Persija. Namun, apabila tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut memutuskan untuk mencoret Simic, tiga penyerang ini layak dipertimbangkan sebagai pengganti yang sepadan.

Aleksandar Rakic
Aleksandar Rakic layak didaulat sebagai pengganti Simic. Sejauh ini, penyerang PS Tira tersebut mampu membukukan delapan gol dari 13 pertandingan.

Rakic merupakan spesialisasi pembobol gawang tuan rumah. Tujuh dari delapan golnya tercipta di rumah lawan.

Untuk gaya permainan, Rakic lebih mobile dari Simic. Tidak jarang bomber asal Serbia tersebut membuka ruang bahkan mencari bola.

Situasi PS Tira yang tengah bergejolak setelah Rudy Eka Priyambada dipecat dari kursi pelatih dapat dimanfaatkan Persija untuk membajak Rakic. Apalagi terbaru, PS Tira dibantai 0-5 dari Persija.

Ivan Carlos
Keputusan Persija meminjamkan Ivan Carlos ke klub lain dapat diralat segera mungkin. Bomber berusia 28 tahun tersebut merupakan pemain asing surplus Macan Kemayoran di musim ini.

Awalnya, Ivan diplot sebagai rekan duet Simic di lini depan. Namun, cedera yang dialaminya sebelum kompetisi dimulai membuat posisinya digantikan oleh Addison Alves.

Sebagai pertanggung jawaban atas cedera Ivan, Persija tidak memutus kontraknya. Praktis, Ivan masih berstatus pemain Macan Kemayoran hingga saat ini, meski tidak didaftarkan ke kompetisi.

Persija telah memutuskan untuk meminjamkan Ivan ke klub lain, sebelum berbagai masalah menimpa Simic. Macan Kemayoran dapat meralat keputusannya itu lantaran belum menemui kata sepakat dengan tim yang tertarik menggunakan jasa Ivan.

Mengapa Persija perlu mempertimbangkan Ivan sebagai pengganti yang ideal untuk Simic? Penyerang asal Brasil tersebut memiliki naluri gol yang tinggi. Saat membela Persela Lamongan pada musim lalu, Ivan mampu delapan kali menjebol gawang lawan dari 12 pertandingan.

Menyoal gaya permainan, Ivan juga lebih eksplosif dibanding Simic. Memiliki tendangan kaki kiri yang keras, eks Persela ini juga lihat dalam mendribbel bola serta menggocek pemain lawan.

Bruno Lopes
Bruno Lopes merupakan pilihan yang masuk akal untuk Persija bila memutuskan untuk mendepak Simic. Bomber asal Brasil tersebut merupakan top scorer Macan Kemayoran pada musim lalu dengan 10 gol.

Bruno kini berstatus tanpa klub setelah dilepas klub Liga Super Malaysia, Kelantan FA. Pemain berusia 31 tahun tersebut divonis mengalami cedera otot.

Cedera tersebut diperkirakan tidak begitu parah. Bruno diperkirakan akan sembuh dalam waktu dekat.

Opsi untuk memulangkan Bruno ke ibut kota dapat dipertimbangkan oleh Persija. Selain telah mengenal gaya permainan sepak bola nasional, mantan marquee player tersebut juga menjadi idola suporter Macan Kemayoran, Jakmania.

Sama seperti dua calon pengganti Simic lainnya, Bruno tidak hanya fasih bermain sebagai striker tengah. Pada musim lalu, eks Estoril di Liga Portugal tersebut sering diplot sebagai winger kiri.

Bruno memiliki keunggulan dalam power dan berduel satu lawan satu dengan pemain lawan. Persija patut memberikannya kesempatan kedua untuk membantu klub ibu kota Berjaya di musim ini.