Siapa Leo Costa, Sosok Pemain Asing yang Dirumorkan ke Persija Jakarta?

Persija Jakarta dikabarkan akan mencari amunisi baru pada paruh kedua Liga 1 musim 2018 ini. Hal itu dilakukan demi memperbaiki performa Macan Kemayoran yang terbilang masih belum stabil saat menjalani kompetisi musim ini.

Penampilan buruk mereka hadir pada bulan Mei lalu, di mana Persija harus tumbang lima kali dalam enam pertandingan yang dijalaninya di semua kompetisi. Kondisi seperti ini nampaknya sudah cukup menjelaskan bahwa Persija membutuhkan suntikan tenaga baru.

Macan Kemayoran pun dilaporkan tengah menjalin hubungan dengan pemain yang berkarier di Liga India, Leo Costa. Langkah Persija ini pun terbilang cukup baik. Karena Leo Costa merupakan pemain yang berposisis sebagai gelandang serang atau playmaker.

Sosok pemain seperti ini pun sangat cocok bagi Persija untuk memberikan warna baru dalam serangan mereka. Karena sejauh ini Persija kerap kali memanfaatkan kecepatan di sisi sayapnya, di mana Riko Simanjuntak sebagai tumpuannya.

Gaya serangan yang diterapkan pelatih Stefano Cugurra Teco tersebut pun terbilang monoton dan mudah terbaca oleh pemain lawan. Tak heran jika Persija didominasi kekalahan pada bulan lalu.

Leo Costa merupakan salah satu pemain asing yang berkarier di kasta tertinggi sepakbola India pada musim 2017/18. Gelandang yang masih berusia 32 tahun terakhir memperkuat klub papan tengah Liga India, Mumbai City.

Leosendiri hampir menghabiskan seluruh karier profesionalnya di Liga Brasil, yang merupakan tanah kelahirannya. Bahkan, dirinya beberapa kali memperkuat tim kasta tertinggi Brasil seperti, Atletiica Ponte Preta dan Esporte Clube Vitoria.

Tak hanya di Brasil, Leo juga sempat merasakan memperkuat klub Eropa pada musim 2009/10 lalu. Ketika itu dirinya bersaing di kompetisi teratas Republik Ceko bresama FC Zbrojovka Brno.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, Leo Costa merupakan pemain yang berposisi sebagai gelandang serang. Jika Leo benar-benar datang ke Jakarta, maka dirinya bisa memainkan peran nomor 10 di sisa kompetisi Liga 1.

Sebagai seorang playmaker, Leo Costa terbilang hampir sempurna. Pasalnya, dirinya mampu mengirimkan umpan-umpan mematikan ke daerah pertahanan lawan. Dengan begitu, ia bisa menjadi pelayan yang sangat baik untuk memanjakan Marko Simic.

Tak hanya ahli dalam memberikan umpan-umpan mematikan, namun Leo Costa juga kerap kali berani melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Beberapa usahanya pun terkadang membuahkan hasil manis bagi klubnya.

Leo Costa membuktikan diri sebagai seorang gelandang serang yang lengkap. Salah satu pembuktiannya adalah dengan memperlihatkan keahliannya dalam mengeksekusi bola-bola mati.

Tak jarang, koleksi gol Leo Costa sepanjang karier profesionalnya hadir lewat situasi seperti ini. Dengan menggunakan kaki kirinya, Leo Costa bisa membuat penjaga gawang tak berkutik saat mengeksekusi tendangan bebas.

Dirinya pun bisa menjadi penerus Ismed Sofyan, yang sama-sama ahli dalam mengeksekusi bola mati. Ketika legenda Persija Jakarta itu gantung sepatu, bukan tidak mungkin pelatih Teco akan memberikan kepercayaan penuh kepada Leo Costa dalam urusan bola mati.