Telan Rentetan Hasil Negatif, Madura United Kambing Hitamkan Jadwal

Madura United gagal menang dalam lima laga Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Pelatih interim Madura United, Djoko Susilo, mengatakan rentetan hasil buruk itu didapat karena pemainnya kekelahan akibat mendapat jadwal padat.

Madura United kali terakhir tumbang 0-1 dari Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta (7/6/2018). Dari lima pertandingan itu, dua laga di antaranya digelar dengan status tuan rumah. Namun, semuanya berakhir dengan skor 2-2, masing-masing melawan Persebaya (25/5/2018) dan Bali United (3/6/2018).

Sedangkan tiga laga lainnya dilakoni saat bertandang ke markas lawan. Hasilnya, mereka tidak pernah menang dan tanpa mencetak gol, yaitu saat melawat ke kandang Persipura Jayapura (19/5/2018), PSM Makassar (30/5/2018), dan Bhayangkara FC

Djoko Susilo menuturkan pemainnya kelelahan karena lima laga tersebut digelar saat memasuki Ramadan dengan jarak antar laga sekitar 4-5 hari.

“Dalam tiga pekan saja, ada lima pertandingan yang harus kami jalani. Itu yang sangat melelahkan untuk pemain, apalagi kami sempat bertandang ke Jayapura dengan jarak yang jauh. Makanya butuh rotasi dan itu sulit,” kata Djoko.

Hasil negatif ini sempat membuat manajemen Laskar Sape Kerrab memutuskan pergantian kursi kepelatihan. Pelatih kepala Milomir Seslija diistirahatkan menjelang melawan Bali United dengan menunjuk Djoko yang merupakan asisten pelatih sebagai caretaker.

Sayangnya, perubahan itu tidak diiringi dengan kembalinya Madura United ke jalur kemenangan. Dalam dua laga di bawah arahan Djoko, Fachrudin belum berhasil menang.

Meski demikian, Djoko menyebutkan timnya tidak sedang mengalami masalah internal. Menurutnya, hal ini seperti ini wajar dialami tim sepak bola.

“Kami berharap setelah libur Lebaran ada evaluasi dari manajemen Madura United. Tentu, mereka punya penilaian mengenai performa tim beberapa laga terakhir. Setelah libur, saya yakin pemain akan segera bangkit,” imbuh eks pelatih Persiwa Wamena itu.