Fisik Menurun, Pemain Persela Terancam Dipotong Gaji

Setelah menuntaskan pertandingan di bulan Ramadan dengan manis, Persela Lamongan langsung meliburkan pemainnya. Jatah libur diberikan hingga tanggal 19 Juni 2018 atau beberapa hari setelah Hari Raya Idul Fitri.

Namun, selama liburan, para penggawa Laskar Joko Tingkir tidak bisa bersantai-santai. Sebab tim pelatih memberikan pekerjaan rumah kepada pemainnya untuk tetap menjaga kondisi fisiknya agar tetap bugar.

“Semua pemain saya gak mau nanti ke sini dalam kondisi 70 persen ke bawah, saya gak mau, minimal berada di kondisi 80 persen,” ungkap Pelatih Persela, Aji Santoso.

Bahkan, Aji berencana untuk langsung menggelar uji coba setelah pemainnya kembali berkumpul. Uji coba akan digelar pada tanggal 20 Juni melawan tim tetangga yang berkompetisi di Liga 3 yakni Persibo Bojonegoro.

“Kita tanggal 19 [Juni] masuk rencananya tanggal 20 langsung uji coba dengan Persibo Bojonegoro, kenapa langsung uji coba, supaya kondisi pemain tidak turun,” imbuh Aji.

Namun, khusus dua pemain asing, yakni Loris Arnaud dan Wallace Costa Alves, Aji Santoso memberi dispensasi hingga tanggal 25 Juni mendatang. Tetapi di balik waktu libur yang cenderung lebih lama dari yang lain, Aji menyiapkan sanksi tegas kepada keduanya.

“Untuk Loris [Arnahd] sama Wallace [Costa], saya berikan kesempatan kesempatan pulang. Mereka mau menjemput istri, Loris mau kembali ke sini tanggal 25 [Juni],” jelas Aji.

“Tapi saya sampaikan kepada mereka, kalau kondisinya tidak fit, akan saya potong gajinya dia. Ini profesional karena kita gak ada banyak waktu. Jadi mereka meskipun libur harus tetap menjaga kondisi supaya tidak terlalu drop,” tegas Aji.

“Ini karena tren anak-anak bagus harus saya pertahankan sampai ke depannya,” pungkasnya.