Tiga Pertandingan Ditunda, Bek Persija Jakarta Merasa Rugi

Persija Jakarta saat ini menjadi tim yang paling banyak pertandingannya ditunda di Liga 1 2018. Tercatat, ada tiga laga Persija yang ditunda lantaran alasan yang berbeda.

Pertama, mereka tak bisa menggelar pertandingan melawan Persib Bandung lantaran tak mendapatkan izin dari pihak Kepolisian untuk menggelar laga tersebut di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada 28 April lalu, karena berdekatan dengan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei.

Kemudian, tim Macan Kemayoran terpaksa harus meminta keringanan untuk menunda laga melawan Perseru Serui di Stadion Marora, Serui, yang sedianya digelar pada 6 Mei lalu. Itu karena, jadwal pertandingan tersebut berdekatan dengan leg pertama babak semi-final zona ASEAN Piala AFC 2018 melawan Home United yang digelar, 8 Mei.

Terakhir, mereka gagal menggelar laga kandang melawan Persebaya Surabaya di Stadion Sultan Agung, Bantul, 3 Juni lalu, lantaran adanya situasi yang tak kondusif akibat bentrokan suporter kedua tim di sekitar stadion jelang laga tersebut.

Situasi itu pun kini berimbas pada posisi tim ibu kota di papan klasemen Liga 1. Ya, mereka sementara ini terpuruk di posisi ke-16 dengan 13 poin dari sembilan laga yang telah dijalani. Artinya, skuat asuhan Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues, itu kini berada di zona degradasi.

Menanggapi hal tersebut, kapten tim Persija Jakarta, Ismed Sofyan, menuturkan ini adalah sebuah kerugian bagi timnya. “Menurut saya rugi, karena di kompetisi ini kan yang dilihat poin. Semakin kami tidak bermain, kami akan semakin ketinggalan dari tim lain,” kata Ismed.

“Selain itu, dengan diundurnya tiga pertandingan ini, akibatnya ke depan pertandingan kami akan sangat mepet, bisa tiga atau empat hari sekali kami main. Itu pasti akan benar-benar menguras tenaga. Bisa dikatakan, harus ada rotasi pemain setiap pertandingan agar kami bisa menampilkan performa terbaik,” tambah pemain yang berposisi sebagai bek sayap kanan itu.

Hal senada juga dituturkan bek senior Persija lainnya, Maman Abdurrahman. “Kalau lihat dari klasemen sekarang, ini kerugian. Karena kalau bertanding dan kami menang dapat poin tiga, itu bisa membuat kami berada di atas. Tapi karena ditunda pertandingannya, nilainya masih segitu. Oke mainnya masih sedikit, tapi setidaknya orang lihatnya posisi kami di tabel masih di bawah. Kalau kami menang kan setidaknya kami bisa di atas,” jelas Maman.

Jadwal padat tampaknya memang bakal dihadapi Persija pada akhir putaran pertama nanti. Pasalnya, PT Liga Indonesia Baru selaku operator menargetkan seluruh tim sudah menyelesaikan 17 pertandingan pada putaran pertama sebelum putaran kedua dimulai.

loading...