Perjuangan Pemain Asing Perseru Serui Djamel Leeflang Menjalani Ibadah Puasa

Bulan Ramadan tampaknya tidak berpengaruh bagi Perseru Serui dari segi teknis latihan karena mereka beberapa kali tetap latihan pada pagi hari. Maklum, mayoritas pemainnya memang bukan Muslim sehingga tidak menjalankan ibadah puasa.

Namun, tidak demikian bagi pemain asing mereka asal Belanda, Djamel Romano Boerstra Leeflang. Sebab dia memeluk agama Islam dan sedang menjalani ibadah puasa.

Pemain 26 tahun ini harus ikut menjalani latihan meski di pagi hari. Dia berusaha keras agar ibadahnya tetap berjalan karena puasa di bulan Ramadan adalah kewajiban.

“Saya tetap berusaha untuk terus puasa. Kalau latihan pagi, lapar tidak ada masalah. Tapi, saya harus menahan haus. Itu yang bagi saya berat,” kata pemain yang pernah bermain bersama Deltras Sidoarjo ini.

Selama Ramadan, Djamel juga terbantu Perseru sementara berkandang di Kota Malang karena dia tidak sering melakukan perjalanan jauh ke Serui. Ditambah lagi cuaca panas di tanah Papua.

Selain itu, di Malang juga mayoritas penduduknya memeluk Islam sehingga dia tidak kesulitan untuk berbuka puasa dan sahur. “Alhamdulillah, puasa sekarang lancar,” kata pemain yang mulai fasih berbicara Indonesia ini.

Selama ini Djamel memang terlihat sebagai sosok muslim yang santun. Ketika menghadiri sesi konferensi pers sebelum pertandingan melawan, Arema, dia selalu mengucapkan salam kepada semua orang yang ditemui.

Dia juga ramah menerima segala pertanyaan dari awak media. Termasuk catatan gol yang masih minim bersama Perseru. Djamel baru mencetak sebuah gol melawan PS Tira pada 22 Mei 2018.

Tetapi, dia mengakui produktivitasnya yang masih minim bukan karena faktor Ramadan. Justru dia berhasil mencetak gol pertama saat bulan suci ini.

“Saya akan terus berusaha. Termasuk saat pertandingan melawan Arema. Saya tahu mereka tim besar. Tapi, kami punya semangat ekstra untuk menang dan saya juga berusaha untuk mencetak gol buat Perseru,” ucapnya.

loading...