Cara Persela Merajut Kekompakan di Bulan Ramadan

Persela Lamongan melewati pertandingan di Bulan Ramadan dengan hasil yang nyaris sempurna. Dua kemenangan dan satu hasil seri diraih oleh klub kebanggaan Kota Soto tersebut dari lima laga yang dijalani di bulan penuh berkah.

Hasil minus hanya terjadi ketika Wallace Costa Alves dan kolega bertandang ke markas Sriwijaya FC di pekan ke-12 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Satu pertandingan lagi menanti tim Biru Muda melawan Mitra Kukar sekaligus menjadi laga penutup di Bulan Ramadan.

CEO Persela Lamongan, Yuhronur Efendi cukup senang dengan hasil yang diraih timnya sejauh ini terutama catatan yang cukup bagus di Bulan Ramadan. Menurutnya capaian itu adalah buah dari kekompakan yang terus dirajut.

Salah satu caranya kata Yuhronur adalah dengan cara memperbanyak kegiatan makan bersama. Termasuk buka puasa bersama yang juga diikuti oleh pemain yang tidak beragama Islam.

“Kita merajut kekompakan, biasanya kita makan bareng, ya cukup sering lah kita makan bareng, sebelum berangkat away kita solidkan kekuatan dengan makan bareng,” ungkap Yuhronur kepada Bola.net.

“Kita juga sering buka puasa bersama, bahkan pemain yang non muslim juga ikut. Kita jaga kekompakan dengan cara seperti itu,” sambungnya.

Selain menjaga kekompakan, untuk menambah semangat pemain manajemen juga menyiapkan bonus kepada pemain ketika memenangkan pertandingan. Hal itu juga untuk saling menjaga kepercayaan antara pemain dan manajemen.

“Kalau bonus itu kan, prinsip kita sepanjang keringat belum kering, kita wajib memberikan hak bonus bagi mereka, mereka sudah tahu semua,” imbuhnya.

“Artinya kita tidak pernah wanprestasi terhadap hak-hak mereka. Bonus yang saya pikir nilainya masih rata-rata dengan klub-klub yang lain,” pungkasnya.

liga88
loading...

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*