Subsitusi dan Set Piece Jadi Kunci Kemenangan PSM

PSM Makassar berhasil menaklukkan Persebaya Surabaya pada pekan ke-13 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak, Sabtu (9/6) malam. Klub kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut berhasil menang dengan skor tipis 1-0 melalui sundulan Rizky Pellu.

Pada laga ini, PSM Makassar kembali mencetak gol melalui skema set piece memanfaatkan sepak pojok [corner kick]. Ini menjadi gol keempat Juku Eja dari tiga laga terakhir yang berhasil diciptakan melalui eksekusi bola mati.

Sebelumnya, PSM Makassar mencetak dua gol ke gawang Madura United melalui skema set piece. Keberhasilan memanfaatkan eksekusi bola mati tersebut berlanjut dalam laga tandang kontra Persipura yang berakhir dengan skor imbang 1-1.

“Saya kira set peice kita sudah sangat bagus,” ungkap Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert usai laga.

Namun, tidak hanya kepiawaian eksekusi bola-bola mati yang kemudian menjadi kunci kemenangan PSM Makassar atas Persebaya. Tetapi juga karena pergantian pemain yang membuat serangan tim Laskar Ayam Jantan menjadi lebih hidup.

Pergantian yang dimaksud yakni masuknya Rasyid Bakri dan M. Rahmad menggantikan Arfan dan Saldi di awal babak kedua. Namun Robert tetap mengapresiasi kontribusi pemain yang terkena substitusi.

“Kita tidak bisa prediksi siapa yang bakalan kita ganti. Karena itu sesuai dengan bagaimana jalannya atau berlangsungnya laga,” imbuhnya.

“Namun, orang-orang yang diganti tersebut melakukan tugasnya mereka, dan mereka angkat permainan tim,” pungkasnya.