Rentetan Buruk Putaran Awal Liga 1, Manajemen PSMS Rombak Habis Pemainnya

Rentetan buruk PSMS dalam debutnya sebagai tim promosi di Liga 1 musim 2018 ini ternyata membuat gerah manajemen pengurus.

13 laga, baru membukukan lima kemenangan dan delapan kekalahan membuat tim kecintaan Kota Medan ini kini menduduki posisi ke 13 klasemen sementara Liga 1 musim 2018.

Ironisnya, anak asuh Djajang Nurjaman hanya mampu melesakkan 16 gol dan kebobolan dengan 24 gol atau memegang rekor terburuk dari 17 peserta lainnya.

Alhasil, manajemen pun bakal melakukan perombakan pemainnya pada akhir putaran pertama Liga 1. Hal ini untuk menutupi rapuhnya lini belakang dan lemahnya lini serang mereka.

Setelah mendepak Sadney Urikhob, tak menutup kemungkinan, manajemen akan mendepak pemain lain yang dianggap tak mampu memberikan kontribusi positif terhadap tim.

Sinyal itu terungkap dari pengakuan CEO PSMS, Doddy Tahir. Dalam waktu dekat, pihaknya mengaku akan kedatangan 18 pemain untuk menjalani seleksi.

“Ada rencana mengganti enam hingga tujuh pemain nantinya. Saat ini sudah ada 18 pemain yang mengajukan ikut seleksi dan 12 di antaranya pemain asing,” terang Doddy di depan awak media.

Namun pihaknya tak mau gegabah dalam mengontrak pemain yang dimaksud. Nantinya Doddy mengatakan seluruh pemain tersebut akan menjalani seleksi usai libur lebaran.

“21 Juni mereka akan datang dan mengikuti seleksi. Termasuk dua pemain asing asal Argentina dan Brasil,” terangnya.

“Sudah kita lihat ada beberapa rekan-rekan lain untuk membantu agar PSMS lebih baik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu Doddy pun meminta masukan awak media terkait pemain yang layak direkomendasikan.

“PSMS milik kita semua, jadi kalau ada yang bagus ajukan aja termasuk pemain lokal, biar kita seleksi bersama,” harap Doddy.