PSIS Beri Jatah Libur Sepuluh Hari Untuk Pemain

PSIS Semarang hanya memberi jatah libur sepuluh hari kepada pemainnya menyambut Hari Raya Idul Fitri. Jatah libur diberikan terhitung mulai tanggal 10 Juni hingga tanggal 20 Juni 2018 mendatang.

Libur pemain PSIS terhitung lebih singkat dari tim lain karena para penggawa Laskar Mahesa Jenar sudah menyelesaikan pertandingan pekan ke-13 sejak Rabu (6/6) lalu. Namun pemain tidak langsung diliburkan oleh tim pelatih karena masih menjalankan latihan hingga tanggal 9 Juni.

Menurut Manajer PSIS Semarang, Wahyu “Liluk” Winarto, pemberian jatah libur tersebut sudah sesuai dengan keinginan tim pelatih. Karena kemungkinan ada kekhawatiran kondisi pemain menurun kalau diberi jatah libur terlalu lama.

“Memang dari pelatih gak mau terlalu lama libur, apalagi tanggal 8 [Juli] melawan Persib Bandung, tentunya pelatih tidak mau kondisi anak-anak turun drastis pasca lebaran,” ungkap Liluk kepada Bola.net.

“Tapi memang harus gitu, apalagi lawan kita berat besok, mungkin pelatih ada kekhawatiran kondisi pemain menurun kalau libur terlalu lama,” tegas Liluk.

Namun selama liburan, para pemain tetap diberikan pekerjaan rumah agar bisa menjaga kondisinya. Sehingga diharapkan setelah kembali gabung dengan tim, Haudi Abdillah dan kolega dalam kondisi yang fit.

“Kita sudah berbicara dengan dokter tim dan asisten pelatih fisik supaya memberikan program selama liburan. Kita sampaikan kepada pemain setelah latihan terakhir sore ini,” imbuhnya.

Namun berbeda dengan tim lain, manajemen PSIS tidak menyiapkan sanksi kepada pemain jika ada penurunan kondisi fisik. Karena pihaknya percaya bahwa pemain sudah bisa menjaga kondisinya masing-masing.

“Saya kira teman-teman pemain sudah profesional dan sudah tahu kondisi masing-masing artinya mereka bisa menjaga dirinya,” pungkasnya.