Johan Alfarizi Mengaku Nyaman di Posisi Anyar

Johan Ahmad Alfarizi buka suara ihwal posisi anyar yang ia tempati di lapangan. Penggawa Arema FC ini mengaku tak ada masalah digeser dari posisi tradisionalnya sebagai fullback kiri.

“Ini merupakan strategi pelatih. Saya kembalikan saja pada pelatih,” ujar Alfarizi, Kamis (24/05).

“Di tempatkan di posisi mana pun, saya siap dan mencoba untuk membiasakan diri,” sambungnya.

Menurut Jhon, sapaan karib Alfarizi, perubahan posisi ini membuatnya harus kembali beradaptasi. Namun, pemain jebolan Akademi Arema tersebut memastikan tak keberatan harus kembali beradaptasi dengan posisi anyar tersebut.

“Semoga pelan-pelan bisa lekas terbiasa,” tuturnya.

Sementara itu, terlepas dari banyaknya pujian yang dialamatkan padanya terkait permainan apiknya di posisi baru tersebut, Jhon mengaku belum puas. Ia merasa masih banyak hal yang masih harus dibenahi lagi ke depannya.

“Masih banyak kekurangan. Saya rasa, permainan saya masih belum terlalu pas,” ucap Jhon.

Sebelumnya, naiknya Milan Petrovic ke kursi kepelatihan Arema FC membuat sejumlah perubahan taktik. Pelatih asal Serbia ini lebih banyak memainkan skema 4-4-2, ketimbang 4-3-3 seperti sebelumnya.

Perubahan skema ini juga berdampak pada perubahan posisi pemain. Jhon saat ini lebih sering didorong sebagai sayap kiri. Sementara, posisi pemain berusia 28 tahun ini kerap diisi Bagas Adi Nugroho.

Lebih lanjut, kendati ditempatkan di posisi yang lebih menyerang, Jhon menegaskan tak berambisi mencetak gol. Ia hanya bertekad untuk bisa bermain sebaik mungkin demi tim.

“Meski nggak mencetak gol, saya ingin berkontribusi pada tim, terutama membawa tim ini menang dan sesegera mungkin meninggalkan zona degradasi,” ia menandaskan. (den/pra)

loading...