Hanif Tidak Neko-Neko saat Ramadan

Matahari terbenam. Bedug ditabuh. Azan Magrib mengumandang. Mungkin momen-momen itulah yang saat ini banyak ditunggu umat muslim. Ya, waktunya berbuka puasa.

Tak mengherankan bila banyak kegiatan yang dilakukan sembari menunggu waktu berbuka. Lalu Bagaimana dengan pemain Arema FC?

Salah satu pemain Singo Edan, Hanif Sjahbandi, ternyata mengaku hanya melakukan kegiatan-kegiatan sederhana. ”Kemana ya? Mungkin jalan di sekitar mes (pemain) dan masjid,” ucap pemain bernomor punggun 19 itu sembari tertawa.

Hanif mengaku belum pernah ke mana-mana secara khusus saat ngabubrit. Bila sore, Hanif sering menggembleng fisik bersama rekan-rekannya. ”Kan biasanya sore ada latihan,” kata dia.

Memang, jadwal latihan Arema FC dari yang sebelumnya dimulai siang pukul 14.30 bergeser menjadi pukul 15.30 dan berakhir jelang magrib. Para pemain biasanya kembali ke mes atau rumah masing-masing dan tidak memiliki banyak waktu untuk keliling mencari takjil atau jajan untuk berbuka.

Terkait makanan, pemain berusia 21 tahun ini hanya menyantap makanan di mes pemain. ”Kalau untuk makanan, sudah dibikinkan di mes,” ucapnya lalu tertawa lagi.

Hanya, menurutnya, Ramadan kali ini memang sedikit dibandingkan dengan yang sebelumnya . ”Dulu kalau buka dan sahur pasti bareng keluarga,” terangnya.

Sebagai pemain sepak bola profesional, Hanif maklum akan hal ini. Meski begitu, saat Hari Raya Idul Fitri nanti dia ingin menghabiskan waktunya bersama keluarga. ”Yang penting Lebaran harus sama orang tua,” ucap pemain asal Bandung tersebut.

Sebagai pemain sepak bola, ibadah puasa sama sekali tidak mengganggu aktivitasnya. Sebab, Hanif beranggapan bahwa puasa akan menyehatkan tubuhnya.

”Yang penting kita harus banyak minum dan banyak asupan vitamin saja,” terangnya. Hanif juga menghindari makanan-makanan yang terlalu berminyak untuk menjaga kondisi fisiknya.

liga88
loading...