Soal Kecelakaan Suporter Sepakbola, Begini Tanggapan SOS

Belum lama ini sepakbola Indonesia diterpa dengan kabar duka meninggalnya salah satu suporter Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya, yang harus meregang nyawa akibat kecelakaan.

Korban pertama diketahui merupakan pendukung Persebaya Surabaya Bonek bernama Dio yang berusia 16 tahun. Lalu kedua ada dari suporter Persija Jakarta The Jakmania bernama Rizky Febriansyah.

Keduanya yang baru saja menonton laga Persela vs Persija beberapa waktu lalu, Minggu (20/05/18) harus berpulang karena tertabrak truk di Surabaya.

Menurut SOS (Save Our Soccer) jika ada korban di luar lapangan, itu bukan menjadi tanggung jawab tim yang bersangkutan atau panpel. Karena kecelakaan terjadi pada saat korban menuju rumah, itu dinilai sebagai kecelakaan murni.

“Sebelumnya saya mau bilang turut berduka, terus kejadian ini jadi alat introspeksi diri dari suporter sendiri untuk mengayomi suporter lainnya.”

“Kalau terjadi kecelakaan diluar lapangan, itu bukan urusan klub sebenarnya ya. Kecuali kejadian yang merenggut nyawa korban tersebut terjadi di dalam lapangan. Baru lah bisa menjadi tanggungjawab tim dan panitia penyelenggara,” tutur Akmal Marhali saat dihubungi INDOSPORT.

Akmal juga menambahkan jika kejadian tersebut bisa dikurangi dengan basis-basis suporter melakukan sosialisasi tehadap para anggotanya. Sehingga kejadian seperti ini tak terjadi lagi.

“Harusnya basis-basis suporter mengimbau anggotanya jika mau away ya away dengan cara-cara yang benar. Lalu kalau mau berkendara ke stadion mesti pakai helm, dan lain sebagainya. Tapi ya namanya musibah pasti semua di luar kendali manusia.”

Mendengar peristiwa tersebut, kedua manajemen yakni dari Persebaya dan Persija langsung memberikan bantuan. Salah satu bentuk bantuan tersebut yakni, memberikan bantuan ambulans untuk proses pemulangan dua jenazah itu. Serta tiket pesawat untuk kepulangan salah satu jenazah ke Jakarta.