Sekjend SMeCK Hooligan: Kita Butuh Target Man Haus Gol

PSMS Medan sudah cukup apik bermain saat bentrok dengan Mitra Kukar. Hampir 90 menit mereka mampu menahan serangan dari Mitra Kukar demi pulang membawa satu poin.

Namun misi mereka gagal pada menit-menit akhir pertandingan. Gol Mauricio dari bola sundulan membuyarkan konsentrasi pemain untuk mencuri poin. Lagi-lagi masalah konsentrasi kembali kendala tim Ayam Kinantan saat menjalani laga tandang.

“Konsentrasi selau lemah. PSMS selalu bermain baik sampai menit ke-80, lini tengah dan depan Mitra Kukar tak berkutik kita buat. Sampai-sampai mereka bingung mau nyebrang dari mana. Tapi bola sundulan itu jadi petaka buat PSMS,” kata Sekjend SMeCK Hooligan, Bani Gultom kepada Tribun, Rabu (23/5/2018).

Dibalik kebobolan di menit akhir pertandingan, menurut Bani hal yang patut menjadi sorotan soal lini depan PSMS. Bani menilai saat ini tim Ayam Kinantan membutuhkan striker yang haus gol. Pasalnya lini depan PSMS Yessoh dan Sadney belum mampu menciptakan peluang sebaik mungkin.

“Yang harus disoroti penyelesaian akhir striker PSMS, beberapa kali kita memiliki peluang emas, tapi sayang gagal di konversi menjadi gol. Yessoh selalu terlambat mengambil keputusan, kadang sering bingung antara mengumpan atau mengoper ke teman,” katanya.

“Overall penampilan dia tak jelek-jelek kali, tapi jujur saat ini PSMS membutuhkan tipe striker target man. Saat ini PSMS tidak mempunyai sosok seperti itu. Sadney dan Yessoh condong lebih melebar,” tambahnya. (Tribun Medan)

loading...