Alasan Pluim Belum Sehebat Musim Lalu Bareng PSM Makassar di Liga 1 2018

Pesepak bola PSM Makassar Willem Jan Pluin (kanan) merayakan gol bersama rekannya Nke Ondoua Guy Junior (kiri) seusai membobol gwang PSIS Semarang dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging , Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (25/3). Tuan rumah PSM Makassar menang atas tamunya PSIS Semarang dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Yusran Uccang/kye/18

Gelandang PSM Makassar Willem Jan Pluim belum menemukan performa terbaiknya. Dibanding musim lalu, penampilan Pluim musim ini cenderung mengalami penurunan.

Padahal, musim lalu, Pluim merupakan pemain yang sangat disegani lawan. Ia tergolong pemain dengan kemampuan lengkap.

Sebagai gelandang, ia bisa bertarung di lapangan. Ia mampu mengatur ritme permainan, memberi umpan manja untuk pemain lain, serta punya naluri mencetak gol.

Akan tetapi, musim ini, kemampuan magis Pluim belum kembali. Saat melawan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu 23 Mei 2018 malam, ia bahkan tidak berkutik. Daya magis Pluim seolah lenyap.

Pelatih PSM Robert Rene Alberts mengakui kemampuan Pluim belum sehebat musim lalu. “Semusim ini dia belum kembali pada ritme dimana dia seharusnya,” ucapnya.

Lalu, apa yang membuat daya magis Pluim belum kembali? Ia memberi penjelasan. Salah satunya karena Pluim sempat mengalami cedera saat pramusim.

Pemain asal Belanda itu butuh waktu untuk memulihkan cedera. Setelah pulih, ia juga butuh waktu untuk secara perlahan menemukan kembali permainan terbaiknya.

Hal itu juga terkendala karena Pluim beberapa kali absen. Ia harus ke Belanda karena alasan keluarga.

“Di pramusim dia cedera dan ada di beberapa pertandingan dia harus kembali (ke Belanda) karena urusan keluarga. Sehingga dia terlalu berpengaruh seperti dia yang seharusnya,” jelas Rene.

Meski begitu, kemampuan terbaik Pluim secara perlahan diyakini akan kembali. Sehingga, ia akan berkontribusi besar untuk ‘Juku Eja’ dalam mengarungi Liga 1 2018.