Kebiasaan Baru Semen Padang Mengangkat Kepercayaan Diri Pemain

Mungkin banyak yang belum mengetahui kebiasaan baru yang diterapkan manajemen untuk pemain maupun pelatih Semen Padang. Satu di antara kebiasaan itu adalah menggelar wirid atau pengajian yang berlangsung satu hari jelang pertandingan.

Hal ini sesuatu yang baru bagi tim urang awak, setidaknya setelah tak lagi bermain di Liga 1. Langkah ini selain sebagai cara mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, juga berdampak pada mental dan kepercayaan diri pemain saat melakoni perjuangan di lapangan hijau.

Manajer Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan wirid yang dilakukan merupakan sarana untuk meningkatkan kebersamaan tim. Namun, tak kalah penting, adalah sebuah cara mendekatkan diri kepada Allah bagi pemain Muslim.

“Kegiatan ini akan selalu kami lakukan. Kami menyadari, selain jasmani sehat, rohani tentunya juga harus sehat juga. Alhamdulillah, pemain sangat antusias mengikutinya,” ujar Win, Selasa (22/5/2018).

Dalam suasana Ramadan, seluruh pemain juga mengikuti salat tarawih serta latihan rutin yang digelar pada sore hari. Ia mengatakan, meski dalam situsi berpuasa, pemain menyadari apa yang menjadi kewajiban sehingga latihan berlangsung ceria dan santai.

“Meski kompetisi masih lama, karena baru bertanding bulan Juli menghadapi Persik Kendal, kami tetap mempersiapkan diri baik teknis maupun fisik pemain. Saat latihan selama bulan puasa, kami tentunya tidak memforsir fisik pemain. Namun, bagaimana seluruh pemain mendapatkan feel mereka lagi seperti dalam empat pertandingan yang sudah dijalani musim ini,” jelas manajer berkacamata itu.

Win optimistis, dengan semangat juang dan kekompakan tim yang semakin terbina, misi Semen Padang kembali berkompetisi pada kasta tertinggi sepak bola nasional tahun depan bakal terealisasi.

“Saat ini Semen Padang sangat kondusif. Kekompakan serta kebersamaan antarpemain serta tim pelatih dan manajemen sangat bagus. Ini akan mendukung meraih target,” pungkas Win mengakhiri pembicaraan.