Insiden Pengunduran Diri 8 Pemain Tak Bikin Suporter Persid Gundah

Mundurnya delapan pemain dari Persid, klub sepak bola asal Kabupaten Jember, Jawa Timur, ternyata tak bikin kelompok suporter Berni (Jember Brani) gundah.

Mereka tetap yakin Persid akan mampu berprestasi dalam kompetisi sepak bola Liga 3 tahun ini.

Selain sang kapten Iwan Sampurno, mereka yang mundur adalah Muhammad Faisol Yunus, M. Akbar, M. Lutfi, Rizkiyanto, Nanang Hidayat, Athfal Khoirul Umam Fanani, dan kiper Nanda Pradana.

Para pemain mundur dua hari menjelang laga Persid melawan Persekabpas Pasuruan dalam Piala Indonesia, setelah ada wacana manajemen meniadakan gaji bulan Mei dan Juni, menyusul tidak adanya pemasukan karena kompetisi sepak bola Liga 3 libur.

Manajemen hanya akan memberikan uang saku latihan. Namun belakangan Manajer Persid Mirza Rahmulyono mengatakan, itu semua sebatas wacana dan belum ada keputusan final.

“Selama putaran pertama, tren permainan Persid membaik. Meski ada kabar pengunduran tujuh sampai delapan pemain, kami tetap optimistis sebisa mungkin harus promosi ke Liga 2,” kata Ketua Harian Berni Imam Fajri.

Persid Kabupaten Jember menyelesaikan putaran pertama kompetisi sepak bola Liga 3 Zona Jawa Timur Grup G tanpa tersentuh kekalahan sama sekali.

Dalam pertandingan kandang terakhir melawan PSSS Situbondo di Stadion Jember Sport Garden, Rabu (18/4/2018), tim berjuluk Macan Raung tersebut menang 2-1 (1-0).

Dalam pertandingan-pertandingan sebelumnya, Persid berhasil menahan imbang Persebo Muda Bondowoso 1-1 (tandang), menahan 2-2 Samudra Indonesia (tandang), mengalahkan Banyuwangi Putra 2-1 (kandang), mengalahkan Persikapro Probolinggo 2-0 (tandang), dan mengalahkan Suryanaga Connection Surabaya 2-1 (tandang). Dengan demikian, Persid mengantongi 14 angka dari empat kemenangan dan dua hasil umbang.

Berni menyatakan tak akan ikut campur persoalan manajemen Persid dengan delapan pemain itu. “Itu sudah ranah kebijakan manajemen,” kata Imam. Dia menilai manajemen sudah memikirkan hal-hal terkait dengan delapan pemain tersebut.

“Waktu di Pasuruan, Mas Mirza berjanji akan mendatangkan pemain-pemain yang lebih berkompeten yang merupakan rekomendasi dari Opa Rudy Keltjes (direktur teknik Persid),” kata Imam. [wir/ted]

loading...