Hadapi Madura United, Robert Diminta Berani Rotasi Pemain

Kekalahan 3-0 yang dialami PSM atas Persib Bandung pada pekan ke-10 Liga 1 memang cukup menyakitkan. Ini merupakan kekalahan terbesar PSM selama Liga 1 2018.

Sebelumnya Laskar Pinisi meraih hasil minor di kandang Barito Putera (2-1) dan di Mattoanging kalah atas Persela 2-3.

Tidak sedikit pendukung PSM menyayangkan hasil memalukan ini. Alasan kalah karena faktor kelelahan pasca lawan Borneo FC tak bisa diterima, mengingat masih banyak deretan pemain dengan kondisi bugar seperti Arsyad Yusgiantoro, Saldi, Heri Susanto hingga Agi Pratama.

Tim pelatih dinilai tak berani melakukan rotasi apalagi memainkan pemain muda yang kondisinya lebih bugar. Para suporter pun mencontohkan titik lemah PSM dalam laga itu, bek kiri dan kanan.

Kedua sisi ini diisi Kapten Zulkifly Syukur dan Fauzan Jamal. Keduanya dinilai lamban dan tak bisa mengantisipasi kecepatan sayap Persib, Febri Haryadi dan Gozali Siregar.

Tak pelak, banyak para pendukung PSM meminta tim pelatih berani melakukan rotasi dan memberi kesempatan bermain kepada pemain yang selama ini kerap menghuni bangku cadangan. Toh kemampuan mereka dinilai tidak kalah dari pemain inti.

“Saat lawan Madura United nanti saya pikir tak ada salahnya mencoba pemain-pemain muda itu. Masih ada beberapa hari lagi sebelum pertandingan kontra Madura untuk memaksimalkan persiapan tim, “ujar Ketua Maczman, Ocha Alim Bahri saat ditemui Sabtu malam (26/5/2018).

Ocha mencontohkan seperti tim Persipura Jayapura. Meski ditinggal banyak pemainnya di awal musim, namun mereka justru banyak merekrut pemain muda dari tim yunior dan naik ke tim senior untuk menggantikan pemain-pemain yang telah hengkang.

“Hasilnya Persipura kini bisa berada di puncak klasemen, membuktikan bahwa nama besar dan pengalaman tidak menjadi jaminan,”ujarnya.

Pengamat Sepak bola, JD Bosco juga memberi saran agar ada rotasi dilakukan. Ia yakin tim lawan tentu sudah mengantongi kekuatan PSM berdasarkan hasil pertandingan sebelumnya.

Sehingga tak heran, jika peran legiun asing PSM seperti Marc Klok dan Wiljan Pluim tak maksimal lantaran pergerakannya telah diantisipasi pemain lawan.

“Kalau ada rotasi, tentu membuat lawan buta kekuatan tim, “katanya.(*)

loading...