Prediksi PSMS Vs Arema: Misi Menghindari Zona Degradasi

Pertemuan PSMS Medan dengan Arema FC dalam lanjutan Gojek Liga 1 bersama Bukalapak, Sabtu (26/5/2018) memunculkan persaingan tersendiri. Kedua tim kini sedang mengejar kemenangan untuk menghindari zona degradasi.

Saat ini PSMS berada di urutan 14 dan hanya unggul 3 poin dari Arema yang terdampar diposisi 17. Artinya Arema bernafsu untuk menyamakan poin dengan memetik kemenangan di markas PSMS.

Tapi tuan rumah tidak ingin kehilangan poin. Meskipun mereka tahu Arema sedang bangkit setelah menang 4-0 atas Bhayangkara FC pekan lalu di Malang.

“Saya tahu Arema sekarang sudah menemukan bentuk permainan terbaik. Mereka bangkit mungkin setelah adanya perubahan pelatih. Tapi kami ingin mengulangi rekor kemenangan di kandang seperti sebelumnya,” kata pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman.

Jika bermain di kandang sendiri, PSMS tergolong tangguh. Mereka hanya kalah sekali, sedangkan empat pertandingan lain bisa dimenangi. “Sekarang kami ingin menang untuk tetap bersaing di papan tengah,” jelas mantan pelatih Persib Bandung tersebut.

Terkait kekuatan Arema, Djadjang menyadari Arema punya kekuatan baru pada musim ini. Meskipun Arema datang tanpa sejumlah pemain inti seperti Thiago Furtuoso, Arthur Cunha, Dendi Santoso dan Israel Wamiau .

“Absennya para pemain itu memang ada pengaruhnya untuk Arema. Tapi saya yakin mereka sudah menyiapkan penggantinya. Di pertandingan sebelumnya, Arema juga punya pemain baru seperti Rivaldi Bawuo yang juga harus diwaspadai. Jadi, kami tidak akan lengah menghadapi Arema,” tegasnya.

PSMS juga berusaha memperbaiki penampilannya. Terutama di sektor depan. Djadjang ingin barisan depannya lebih tajam. Keduanya penyerang asingnya, Wilfred Yessoh dan Sadney Urikhob masing-masing baru mencetak satu gol.

“Tentu saya ingin memperbaiki ketajaman pemain depan. Mereka baru menyumbangkan satu gol. Semoga saja mereka bisa mencetak gol kemenangan PSMS saat melawan Arema,” harap Djadjang.

Permainan Arema FC dinilai sudah mengalami perkembangan saat lawan Bali United. (Bola.com/Iwan Setiawan)
Sementara di tim Arema, mereka paham jika misi menang di Medan sangat sulit. Arema berangkat dengan skuat pincang. Itu membuat pelatih Arema, Milan Petrovic kembali diuji.

Pada pekan lalu dia sudah berhasil menang telak meski bermain tanpa Thiago Furtuoso dan Arthur Cunha. “Kami sudah siapkan solusi lain untuk menghadapi PSMS. Memang tidak mudah. Karena banyak pemain absen,” kata pelatih berpaspor Slovenia ini.

Arema juga memegang misi untuk meraih poin perdana di kandang lawan. Lantaran dalam lima laga away sebelumnya, Arema selalu menelan kekalahan. Meskipun mereka sudah bermain apik dalam laga tandang.

“Kami sudah kehilangan semua poin tandang. Tapi sekarang kami berusaha keras untuk dapat poin,” tegasnya.

Menarik untuk disimak seperti apa skema permainan yang akan diperlihatkan Milan karena dia tergolong cerdik melihat potensi pemain. Beberapa pemain diubah posisinya sesuai kebutuhan strateginya. Seperti Ahmad Alfarizi yang dijadikan sayap kiri. Dua striker sayap Rivaldi Bawuo dan Dedik Setiawan juga kini dijadikan tandem striker.

loading...